Breaking News:

Polisi Perketat Pengamanan Objek Vital di Tangerang Setelah Ledakan Bom Bunuh Diri di Makassar

Jajaran Polres Metro Tangerang Kota memperketat penjagaan di tempat ibadah dan pusat keramaian di wilayah hukum.

Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNNEWS.COM/Abdul Qodir
Ilustrasi Gereja Katedral 

Diketahui, bom bunuh diri meledak di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (26/3/2021) sekira Pukul 10.30 WIB.

Bom dibawa oleh pelaku yang mengendarai sepeda motor saat itu.

Bom tersebut meledak saat petugas keamanan menghadang pelaku yang hendak menerobos masuk ke dalam Gereja Katedral Makassar.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan menyebut sudah belasan orang yang teridentifikasi mengalami luka akibat ledakan itu.

"Informasi update terbaru sejauh ini, ada 14 korban luka. Untuk korban jiwa sementara masih satu yang diduga pelaku," kata Zulpan.

Baca juga: Pasca Bom Bunuh Diri di Makassar, Polda Banten Tingkatkan Pengamanan Objek Vital dan Tempat Ibadah

Baca juga: Polda Banten Imbau Tak Sebar Video & Foto Bom Bunuh Diri di Makassar, Langgar Aturan Bisa Dipidana

Sejumlah aparat kepolisian dari Tim Gegana Brimob Polda Sulsel dan Patmor Polrestabes Makassar, berjaga.

Mereka disebar di tiga titik jalan.

Mulai dari Jl Kajaolalido depan gereja, Jl MH Tamrin dan Jl Kartini.

Selain itu, akses jalan menuju TKP juga telah dipasangi garis polisi dan dijaga personel bersenjata laras panjang.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Bom Bunuh Diri di Makassar, Tempat Ibadah dan Pusat Keramaian di Tangerang Dijaga Ketat

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved