Breaking News:

Tragedi Sriwijaya Air

CVR Sriwijaya Air Ditemukan Pakai Kapal Penyedot Lumpur, Tim Hampir Menyerah di Hari Akhir Pencarian

Black box berisi CVR Sriwijaya Air Sj 182 tersebut bisa ditemukan berkat kapal penyedot lumpur yang digunakan.

Penulis: Yudhi Maulana A | Editor: Yudhi Maulana A
Capture YouTube Kompas TV
Black box berisi Cockpit Voice Recorder (CVR) Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 ditemukan Selasa (31/1/2021) 

Selain itu, data FDR juga berkontribusi pada peningkatan desain sistem pesawat dan kemampuan untuk memprediksi potensi kesulitan seiring bertambahnya usia pesawat.

Baca juga: KRONOLOGI Sriwijaya Air SJ 182 Jatuh, Mesin Turbin Hidup sampai Kesimpulan Tak Meledak di Udara 

Baca juga: Denny Darko Syok Liat Plastik Kuning Besar di Ruang Autopsi Sriwijaya Air SJ-182 : Hawanya Beda Dok

Data FDR juga digunakan untuk memantau kondisi mesin pesawat.

Dengan begitu, maskapai penerbangan dapat membuat keputusan untuk mengganti mesin sebelum terjadi kegagalan.

FDR berukuran tinggi 16 cm, lebar 12,7 cm, dan kedalaman 50 cm, dengan berat 4,8 kg.

CVR Sangat Penting

Sebelumnya diberitakan, Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono mengatakan tanpa adanya CVR, pihaknya tidak bisa mendapatkan data percakapan yang terjadi di kokpit antara pilot dan co-pilot.

Padahal data tersebut sangat signifikan untuk proses investigasi penyebab jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182.

Pemulangan lima jenazah korban Sriwijaya Air SJ182 yang merupakan satu keluarga, langsung disalatkan di Masjid Al Hikmah, Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Pontianak Kalimantan Barat, Minggu 24 Januari 2021. Jenazah Toni Ismail, Rahmawati, Ranti Windani, Yumna Fanisya Tuzahra, dan Athar Rizky Riawan kemudian dimakamkan dalam satu liang lahat di Pemakaman Tanah Wakaf Majelis Taklim Babussalam yang tidak jauh dari rumah korban.
Pemulangan lima jenazah korban Sriwijaya Air SJ182 yang merupakan satu keluarga, langsung disalatkan di Masjid Al Hikmah, Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Pontianak Kalimantan Barat, Minggu 24 Januari 2021. Jenazah Toni Ismail, Rahmawati, Ranti Windani, Yumna Fanisya Tuzahra, dan Athar Rizky Riawan kemudian dimakamkan dalam satu liang lahat di Pemakaman Tanah Wakaf Majelis Taklim Babussalam yang tidak jauh dari rumah korban. (TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI)

"Kami belum berpikir kalau ( CVR) tidak ketemu. Kalau tidak ketemu kami tidak bisa menghasilkan report atau kesimpulan apa yang terjadi di (masa) terakhir (jatuhnya pesawat) itu," kata Soerjanto pada 10 Februari 2021.

KNKT telah memperoleh black box berisi flight data recorder (FDR) pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang ditemukan pada Selasa (12/1/2021).

Tim SAR gabungan berhasil menemukan Flight Data Recorder (FDR) black box pesawat Sriwijaya Air SJ 182 pada Selasa (12/1/2021) sore.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved