Breaking News:

Youtuber Indramayu Sebar Hoaks Banyak Rumah Kemalingan di Kebakaran Kilang Balongan, Kini Kapok

Dua Youtuber itu adalah laki-laki berinisial SH (32) warga Kecamatan Gantar dan perempuan berinisial BS (19) warga Kecamatan Sukra.

Editor: Yudhi Maulana A
Kolase Tribunnews: Pennington Country Sheriff's Office dan Tribunjabar/Handika Rahman
Ilustrasi penjara (kiri) dan 2 Youtuber ditangkap polisi 

TRIBUNBANTEN.COM - Polres Indramayu berhasil menciduk 2 Youtuber yang menyebarkan berita bohong alias hoaks.

Dua Youtuber itu adalah laki-laki berinisial SH (32) warga Kecamatan Gantar dan perempuan berinisial BS (19) warga Kecamatan Sukra.

SH dan BS harus rela berurusan dengan pihak kepolisian lantaran nekat menyebarkan hoaks pencurian di rumah warga korban kebakaran kilang minyak pertamina di Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Kata Polisi

Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Luthfi Olot Gigantara melalui Kanit II Tipidter Sat Reskrim Polres Indramayu, Ipda Ardian mengatakan, dalam postingannya, mereka menyebut banyak sepeda motor hingga televisi milik warga dijarah maling karena ditinggal penghuninya.

Baca juga: CEK FAKTA : Video Diduga Kapten Sriwijaya Air SJ 182 Kapten Afwan Bernyanyi Ternyata Hoax

Baca juga: 2 Youtuber Ditangkap Usai Sebar Hoaks Pencurian di Rumah Pengungsi Korban Kebakaran Kilang Pertamina

Padahal, dalam insiden tersebut rumah-rumah warga aman dari aksi pencurian.

Baik petugas maupun warga yang masih bertahan di rumah banyak bersiaga di sejumlah titik mengamankan rumah-rumah warga yang kosong.

"Awalnya kita profiling, kita dapatkan identitas pengunggah awal, setelah itu kita amankan untuk kita bawa ke Polres dan kita mintai keterangan," ujar dia kepada Tribuncirebon.com di Mapolres Indramayu, Rabu (31/3/2021) malam.

Youtuber asal Kabupaten Indramayu saat diamankan polisi di Mapolres Indramayu, Rabu (31/3/2021) malam
Youtuber asal Kabupaten Indramayu saat diamankan polisi di Mapolres Indramayu, Rabu (31/3/2021) malam (Tribun Cirebon/ Handhika Rahman)

Ipda Ardian melanjutkan, penangkapan ini berdasarkan aduan dari masyarakat yang kini menjadi pengungsi akibat bencana tersebut.

Mereka mengaku resah dengan berita bohong yang dibuat pelaku dan melaporkan postingan itu ke polisi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved