Breaking News:

Antisipasi Teror, 140 Personel Disebar Amankan Ibadah Jumat Agung di Sejumlah Gereja di Lebak

Kapolres Lebak juga memerintahkan kepada aparat yang berjaga agar tidak mengizinkan kendaraan di luar jemaat yang memarkirkan kendaraannya di sekitar

TribunBanten.com/Ahmad Tajudin
Ibadah Jumat Agung di Gereja HKBP Distrik 21 Banten 

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Sebanyak 140 personel dari Polres Lebak dan satuan TNI setempat dikerahkan untuk pengamanan ibadah Jumat Agung dan Paskah di sejumlah gereja di Kabupaten Lebak.

Banyaknya personel yang diterjunkan dalam rangka mengantisipasi serangan teror serupa seperti di Gereja Katedral Makassar dan Mabes Polri di Jakarta.

"Dalam upaya mengantisipasi aksi teror yang tengah marak terjadi ini dibutuhkan kesiapsiagaan dan kerja sama dari seluruh aparat TNI-Polri serta stakeholder lainnya untuk menjaga kondusivitas daerah," ujar Kapolres Lebak AKBP Ade Mulyana saat dihubungi, Jumat (2/4/2021).

Kapolres Lebak juga memerintahkan kepada aparat yang berjaga agar tidak mengizinkan kendaraan di luar jemaat yang memarkirkan kendaraannya di sekitar area gereja.

Langkah ini bagian dari upaya untuk mempersempit ruang gerak bagi orang-orang yang ingin melakukan penyerangan terhadap jemaat.

Baca juga: Ibadah Jumat Agung di Gereja HKBP Maranatha Serang Dijaga Polisi, Dibagi 5 Kloter

Baca juga: Apa Itu Jumat Agung dan Kenapa Disebut Good Friday?

Sementara itu, pantauan TribunBanten.com, sebanyak enam polisi bersenjata laras panjang berjaga-jaga di depan Gereja Kristen Pasundan Rangkasbitung di di  Jalan Sunan Kalijaga nomor, Kelurahan Muara Ciujung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.

Mereka mengamankan pelaksanaan ibadah Jumat Agung di gereja tersebut.

Selain pengamanan fisik, pihak gereja menerapkan protokol kesehatan terhadap para jemaat yang hadir.

Polisi bersama pengurus gereja juga melakukan pemeriksaan kartu identitas dan barang bawaan setiap jemaat.

Mereka juga diperiksa suhu tubuh dengan termogan dan diberikan masker.

  

Setiap jemaat juga harus menjaga jarak saat berada di kursi dalam gereja.

Jumlah jemaat yang datang juga dibatas 100 orang dari kapasitas gereja sebanyak 400 orang.

Meski begitu, pelaksanaan ibadah Jumat Agung berjalan khidmat dan lancar.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved