Breaking News:

Santri Ditemukan Tewas di Dalam Kamar Ponpes Raidatul Tholibin Lebak, Polisi Temukan Ini

Seorang santri ditemukan tewas di Pondok Pesantren Raidatul Tholibin, Kampung Pasar, Desa Gunungkencana, Kabupaten Lebak, Banten, Jumat (2/4/2021).

Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
ilustrasi 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Seorang santri ditemukan tewas di Pondok Pesantren Raidatul Tholibin, Kampung Pasar, Desa Gunungkencana, Kabupaten Lebak, Banten, Jumat (2/4/2021).

Santri bernama Aditya Ripaldi (25) asal Parung Panjang, Kota Bogor, Jawa Barat itu ditemukan meninggal dunia dalam posisi terlentang di kamarnya.

Baca juga: Viral Pelajar Tewas Tertabrak Mobil Saat Bantu Lansia Dorong Troli, Organ Tubuhnya Didonorkan

Baca juga: 3 Pemuda Habisi Nyawa Pemilik Kos, Dihantam Batu hingga Tewas, Kesal Karena Ditagih Uang Bulanan

Kapolsek Gunungkencana Iptu Budiono mengonfirmasi penemuan mayat itu.

"Kemarin ditemukan meninggal dunia, diperkirakan sudah meninggal lebih dari 12 jam," ujarnya, Jumat (2/4/2021).

Menurut dia, teman korban menemukan korban sudah tidak bernyawa. Hal ini, karena korban tidak terlihat di area pesantren.

Menurutnya dari hasil olah TKP tidak ditemukan luka bekas senjata tajam ataupun kekerasan pada tubuh korban.

Akan tetapi terdapat lebam di beberapa titik yang ada di tubuh korban lantaran telah lama meninggal dunia.

"Tidak ada dan tidak ditemukan luka-luka, tidak ada bekas kekerasan. Memang ada lebam pada tubuh korban, di dada dan punggung, tapi itu diperkirakan karena waktu meninggalnya yang sudah cukup lama," jelasnya.

Baca juga: Pengendara Motor Trail Tewas Kecelakaan di Jalan Cikande-Rangkasbitung, Polisi Periksa Sopir Truk

Baca juga: Tabrak Belakang Truk yang Sedang Parkir, Pengendara KLX Tewas di Jalan Raya Cikande-Rangkasbitung

Pihaknya belum bisa memberikan keterangan lengkap terkait meninggalnya korban itu.

Hingga saat ini pihaknya masih terus mendalami kasus itu dan telah memanggil beberapa orang untuk dimintai keterangan.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved