Breaking News:

Satpam Sekolah di Tangsel Meninggal Usai Divaksin, Istri Bilang Ini, Dinkes dan RS Buka Fakta Medis

IM mengatakan suaminya mempunyai riwayat penyakit gangguan prostat. Namun, suaminya dalam keadaan sehat saat mengikuti vaksinasi Covid-19

Alamy Stock Photo via TribunnewsMaker.co
Ilustrasi jenazah 

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG SELATAN - Seorang satpam di SMPN 11 Tangerang Selatan, SML (45), meninggal dunia setelah mengikuti vaksinasi Covid-19 tiga pekan sebelumnya.

Kabar satpam meninggal usai divaksin tersebut sempat membuat heboh warga setempat. 

SML meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Tangerang Selatan pada Senin malam, 29 Maret 2021.

Diketahui SML bekerja sebagai satpam SMPN 11, Jalan Buana Kencana, Kelurahan Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan.

Ia sempat mengikuti vaksinasi Covid-19 dosis pertama pada 3 Maret 2021.

Meninggalnya SML usai disuntik vaksin Covid-19 sempat mengundang tanda tanya.

Wartakotalive.com mencoba menelusuri kebenaran meninggalnya korban berkaitan suntik vaksin Covid-19 itu, dari istri SML, IM (41).

Baca juga: Delapan Tenaga Kesehatan Alami Gejala Usai Divaksin Covid-19

Baca juga: Waspada! Hoaks Merajalela di Masa Pandemi, Polisi Sudah Proses 113 Kasus Soal Vaksin Covid-19

IM mengatakan suaminya mempunyai riwayat penyakit gangguan prostat. Namun, suaminya dalam keadaan sehat saat mengikuti vaksinasi Covid-19 dosis pertama.  

"Sebelum divaksin itu benar dia tidak sakit. Tapi, memang dia punya penyakit dalam penyakit prostat. Cuma, yang namanya mau divaksin, intinya harus sehat," kata IM saat ditemui di kediamannya di kawasan Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Kamis (1/4/2021).

SMP Negeri 11 Kota Tangerang Selatan di Jalan Buana Kencana, Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten.
SMP Negeri 11 Kota Tangerang Selatan di Jalan Buana Kencana, Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten. (Wartakotalive.com/Zaki Ari Setiawan)

SML mengalami demam pada seminggu setelah disuntik vaksin hingga akhirnya dibawa berobat ke sebuah klinik.

Halaman
1234
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved