Breaking News:

Isak Terkejut Suara Gemuruh, Tanah Bergerak Membelah Jalan Cibeber Lebak, BPBD Imbau Warga Waspada

Selain itu, juga terjadi longsor di tiga kecamatan di Lebak, yaitu Cibeber, Sobang, dan Leuwidamar.

tangkapan layar video BPBD Lebak
Pergerakan tanah membelah sebuah jalan di Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Sabtu (3/4/2021). 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Hujan deras yang terjadi sejak Jumat (2/4/2021) malam merendam 97 rumah di empat kecamatan di Lebak.

Selain itu, juga terjadi longsor di tiga kecamatan di Lebak, yaitu Cibeber, Sobang, dan Leuwidamar.

Isak, warga Kampung Warungbanten, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber, Lebak, mengatakan, jalan di depan rumahnya terbelah pada Sabtu (3/4/2021) pukul 08.00.

Pria berusia 36 tahun ini mengaku sedang berada di teras rumah.

Baca juga: Pemkab Tangerang Perbaiki Jalan Longsor Teluknaga di Pinggir Sungai Cisadane

Baca juga: Video Detik-detik Proses Evakuasi Polisi yang Ikut Terperosok Pos Polisi yang Tergerus Longsor

Dia terkejut dengan adanya suara gemuruh seperti petir.

Sontak dirinya pun langsung melongok melihat tanah sudah bergerak dan membelah jalan.

"Kaget saya dengar suaranya. Seperti petir tetapi ternyata jalannya bergeser, dan saya liat retakannya itu sampai hampir ke rumah saya ini," katanya saat ditemui, Sabtu.

Saat itu belum ada kendaraan yang melewati jalan tersebut.

Beberapa saat kemudian, aparat dari kepolisian dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) setempat mengecek lokasi.

Isak mengaku tidak merasa takut dengan adanya kemungkinan longsor yang ditimbulkan cuaca ekstrem beberapa hari terakhir.

Pergerakan tanah membelah sebuah jalan di Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Sabtu (3/4/2021).
Pergerakan tanah membelah sebuah jalan di Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Sabtu (3/4/2021). (tangkapan layar video BPBD Lebak)

Dia tetap pasrah dan berharap agar yang Maha Kuasa tetap melindunginya bersama dengan keluarganya.

"Iya mau pindah ke mana lagi, intinya saya mah berharap agar Allah Subhanahuwataala selalu memberikan kami perlindungan, dan tetap terjaga," ucap Isak.

Kepala BPBD Lebak Febby Rizki Pratama mengatakan longsor terjadi akibat cuaca ektrem selama beberapa hari terakhir.

Dia mengimbau masyarakat agar tetap waspada dengan ancaman bencana alam lainnya yang terus mengintai setiap saat.

"Longsor akibat tanah pemukiman warga yang berada di sana sudah tidak dapat menahan curah air hujan yang terjadi sejak semalam," katanya.

Menurutnya, longsor yang terjadi mengakibatkan lima rumah yang berada di tiga kecamatan rusak parah.

Baca juga: Banjir di Kasemen, Pohon Tumbang di Pencanangan dan Panggung Jati, Tagana dan BPBD Jaga-jaga

Selain itu, jalan raya di tiga kecamatan rusak akibat longsor.

"Untuk kerugiannya kami belum bisa pastikan berapa, akan tetapi dari bangunan rumah yang telah kami data, setidaknya kerugian mencapai ratusan juta rupiah," ucap Febby.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved