Breaking News:

Jelang Pemilu 2024, Gerindra Jamin Pemilihan Calon Pemimpin Dilakukan Demokratis, Ini Buktinya

Proses pemilihan bakal calon kepala daerah atau bakal calon pemimpin negara yang dilakukan di internal Partai Gerindra dilakukan secara demokratis.

Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi Pemilu 

TRIBUNBANTEN.COM - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, mengatakan proses pemilihan bakal calon kepala daerah atau bakal calon pemimpin negara yang dilakukan di internal Partai Gerindra dilakukan secara demokratis.

Menurut dia, proses demokrasi ini adalah cara yang diikuti dan setujui dalam negara demokrasi untuk mendekatkan rakyat dengan pemimpin.

Untuk mencetak pemimpin-pemimpin di tingkat kabupaten ada Bupati, di tingkat kota ada Walikota, di tingkat provinsi ada Gubernur, di tingkat nasional ada Presiden.

Dia menilai, hal tersebut adalah sebuah hasil demokrasi dimana rakyat memilihnya sebagai calon pemimpinnya.

"Pemimpin-pemimpin yang kita cetak ini adalah yang bertanggung jawab untuk memenuhi janji partai kepada masyarakat," kata dia, dalam keterangannya, Minggu (4/4/2021).

Baca juga: Jawa Barat Pegang Pemilih Terbesar di Pemilu, Arena Rebutan Suara, Partai Emas Tawarkan Gagasan Beda

Baca juga: Pilkada Serentak Bereng dengan Pemilu 2024, Warga: Hak Memilih Dicabut, Gubernur DKI Dizalimi

Nantinya, kata dia, tugas parlemen mendukung dari kegiatan Walikota, Bupati dan Gubernur dalam melakukan perubahan percepatan bagi pembangunan warga.

Ini adalah sebuah hasil proses demokrasi yang baik, hasil dari kepercayaan masyarakat yang benar dan itulah hasilnya pemimpin yang benar.

Problem demokrasi adalah orientasi jangka pendek yang mencoba membelokkan tujuan mulia menjadi tujuan pendek.

"Maka kepercayaan rakyat sering dilakukan dengan cara-cara yang tidak genuine, tidak dengan cara-cara yang suci tapi dilakukan dengan cara-cara yang instan. Inilah yang menyebabkan kemudian rakyat tidak percaya dengan proses demokrasi. Karena ada cara-cara instan dalam meraih kepercayaan rakyat," lanjut Ahmad Muzani.

Dia mencontohkan, proses demokrasi terpilihnya Wali Kota Samarinda Andi Harun di Pilkada Samarinda 2020 bisa menjadi panutan proses demokrasi partai Gerindra yang dipercaya masyarakat.

Halaman
123
Editor: Glery Lazuardi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved