Breaking News:

Bibit Siklon Tropis di Perairan Barat Daya Banten, BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

Pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca untuk Senin (5/4/2021).

pixabay.com
Ilustrasi cuaca ekstrem. 

TRIBUNBANTEN.COM - Pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca untuk Senin (5/4/2021).

Berdasarkan hasil prakiraan cuaca BMKG, terpantau Bibit Siklon Tropis 90S terpantau di perairan barat daya Banten.

Bibit Siklon Tropis 90S membentuk daerah konvergensi yang memanjang dari Sumatera Selatan hingga Jawa Barat.

Serta membentuk Low Level Jet yang memanjang dari Samudera Hindia Barat Sumatera hingga Selatan Banten.

Kondisi ini menyebabkan potensi pertumbuhan awan hujan di daerah sekitar Bibit Siklon Tropis dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.

Bibit Siklon Tropis 99S terpantau di Laut Sawu selatan NTT yang membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang dari Selat Makassar hingga NTT bag Utara dan di laut Timor.

Kemudian, membentuk Low Level Jet yang memanjang di Laut Flores, NTT, Laut Timor dan perairan Selatan NTT.

Bibit siklon 99S dan 90S juga meningkatkan kecepatan angin (>25 kts) dan ketinggian gelombang (>2,5 meter) di sepanjang Low Level Jet tersebut.

Sementara itu, Deputi Bidang Meteologi BMKG Guswanto, kedua bibit siklon tersebut ialah bibit siklon tropis 90S di Samudera Hindia barat daya Sumatera dan 99s di Laut Sawu, Nusa Tenggara Timur.

"Intensitas kedua Bibit Siklon Tropis tersebut cenderung menguat dalam 24 jam ke depan dengan pergerakan menjauhi wilayah Indonesia," kata Guswanto pada keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Minggu (4/4/2021).

Bibit siklon berkontribusi cukup signifikan terhadap peningkatan labilitas atmosfer dan pertumbuhan awan hujan di sebagian wilayah Indonesia.

Keberadaan bibit ini dapat mendorong peningkatan kecepatan angin yang berdampak pada meningkatnya ketinggian gelombang di sejumlah perairan di Indonesia.

Wilayah yang berpotensi hujan sedang-lebat: Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, Lampung, Sumatera Selatan, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku, dan Papua.

Wilayah yang berpotensi hujan sangat lebat: Sulawesi Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Wilayah potensi angin kencang: Lampung, Banten, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Selatan.

Wilayah berpotensi gelombang tinggi lebih dari 4 meter: Perairan barat Kep. Mentawai, Perairan Bengkulu, Perairan P. Enggano, Perairan Barat Lampung, Selat Sunda Bagian Barat dan Selatan, Perairan Selatan Banten, Samudra Hindia Barat Kep. Mentawai hingga Selatan Jawa Barat .

Wilayah berpotensi banjir bandang: Sulawesi Selatan dan NTT.

Saat ini, akibat hujan deras dan angin kencang yang menyebabkan longsor, wilayah NTT termasuk Kupang dan Flores mengalami banjir bandang. Berdasarkan laporan BNBD NTT, 67 warga meninggal dunia, 9 luka-luka, dan 27 hilang. Evakuasi masih terus dilakukan.

BMKG menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang disertai kilat/petir, angin kencang, dan gelombang tinggi.
Pemangku kebijakan juga diminta untuk mengantisipasi dampak bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, dan pohon tumbang.

Selain itu, BMKG merilis peringatan dini cuaca ekstrem di 28 wilayah Indonesia.

Sebanyak 22 daerah berpotensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Di antaranya adalah Aceh, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, dan Jambi.

Sementara enam wilayah lainnya diperkirakan diguyur hujan yang dapat disertai petir hingga angin kencang.

Berikut peringatan dini cuaca ekstrem Senin, 5 April 2021, dilansir Bmkg.go.id:

Wilayah berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang

1. Aceh

2. Sumatera Barat

3. Riau

4. Bengkulu

5. Jambi

6. Sumatera Selatan

7. Kep. Bangka Belitung

8. Lampung

9. Banten

10. Jawa Barat

11. DKI Jakarta

12. Jawa Tengah

13. Yogyakarta

14. Jawa Timur

15. Nusa Tenggara Timur

16. Kalimantan Barat

17. Kalimantan Tengah

18. Kalimantan Utara

19. Kalimantan Timur

20. Sulawesi Tengah

21. Sulawesi Selatan

22. Papua

Wilayah berpotensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang

1. Bali

2. Nusa Tenggara Barat

3. Kalimantan Selatan

4. Sulawesi Tenggara

5. Papua Barat

Wilayah yang berpotensi angin kencang

1. DKI Jakarta

Peringatan dini cuaca ekstrem Selasa, 6 April 2021

Wilayah berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang:

1. Aceh

2. Bengkulu

3. Sumatera Selatan

4. Lampung

5. Banten

6. Jawa Barat

7. Jawa Tengah

8. Yogyakarta

9. Jawa Timur

10. Kalimantan Utara

11. Kalimantan Timur

12. Gorontalo

13. Sulawesi Tengah

14. Papua

Wilayah berpotensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang

1. Riau

2. DKI Jakarta

3. Bali

4. Nusa Tenggara Barat

5. Nusa Tenggara Timur

6. Kalimantan Barat

7. Kalimantan Tengah

8. Kalimantan Selatan

9. Sulawesi Tenggara

10. Papua Barat

Wilayah yang berpotensi angin kencang

1. DKI Jakarta

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Peringatan Dini BMKG Senin, 5 April 2021: Waspadai Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi di 28 Wilayah

Tulisan ini sudah tayang di Kompas.tv berjudul Dua Bibit Siklon Tropis, Masyarakat Dihimbau Waspadai Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

Editor: Glery Lazuardi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved