Breaking News:

92 Penyuluh Agama Islam se-Kota Serang Dibina, Dibekali Berbagai Ilmu

Kementrian Agama Kota Serang melaksanakan kegiatan pembinaan terhadap 92 Penyuluh Agama Islam se-Kota Serang.

TribunBanten.com/Ahmad Tajudin
Kantor Kementrian Agama Kota Serang melaksanakan kegiatan pembinaan terhadap 92 Penyuluh Agama Islam se-Kota Serang 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Kementerian Agama Kota Serang melaksanakan kegiatan pembinaan terhadap 92 Penyuluh Agama Islam se-Kota Serang.

Dimana tujuh diantaranya merupakan seorang PNS dan 85 lainya sebagai non PNS.

"Ini merupakan kegiatan penyuluh agama Islam se-Kota Serang dengan tema Pengarusutamaan Moderasi Beragama dan Wawasan Kebangsaan," ujar H. Zarkoni, S.Ag selaku Ketua Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kota Serang saat ditemui di Jalan Ciwaru Raya No. 73, Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten. Selasa (6/4/2021)

Zarkoni menyampaikan bahwa umat Islam di Indonesia merupakan umat terbanyak sedunia, dan kedepan Indonesia bisa menjadi rujukan bagi umat muslim yang berada di negara-negara lain.

Walaupun Indonesia sebagai negara yang beraneka ragam, berbagai suku, adat istiadat dan lain sebagainya.

"Mudah-mudahan Islam di Indonesia ini menjadi islam yang damai, rahmatan lil alamin ini terwujud," ujarnya.

Dalam kegiatan penyuluhan ini tentu para penyuluh dibekali materi tentang beberapa hal.

Baca juga: Selesai Berziarah ke Makam Sultan Maulana Hasanuddin, Peziarah Foto di Beberapa Spot Instagramable

Baca juga: Info Haji 2021: Kemenag Siapkan Skenario Berbasis Kuota, Keselamatan Jemaah Jadi Prioritas

"Salah satunya yaitu tentang aksara Al-Quran, bagaimana caranya supaya masyarakat Kota Serang bisa membaca dan menulis Al-Quran," ujarnya.

Dalam penyuluhan juga diberikan sosialisasi terkait masalah aliran garis keras.

"Dulu di Serang pernah ada aliran garis keras dan aliran menyimpang, sebuah aliran kerajaan ubur-ubur," ujarnya.

Namun kini aliran sesat dan aliran radikal sudah tidak ada lagi.

Kemudian sosialisasi keluarga shakinah, prodak halal serta masalah narkoba.

Dengan adanya petugas penyuluh di setiap daerah, ia berharap bisa mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di lingkungan masyarakat.

Penulis: Ahmad Tajudin
Editor: Yudhi Maulana A
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved