Breaking News:

News

KKP Meluncurkan Aplikasi untuk Pantau Pegerakan Kapal Perikanan, Berikut Penjelasannya

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah meluncurkan aplikasi Sistem Aktivasi Lacak dan Monitor Transmitter SPKP Online (Salmon).

dok Kementerian Kelautan dan Perikanan
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meluncurkan aplikasi Sistem Aktivasi Lacak dan Monitor Transmitter SPKP Online (Salmon) untuk memudahkan pengawasan kapal perikanan oleh pemiliknya. 

TRIBUNBANTEN.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah meluncurkan aplikasi Sistem Aktivasi Lacak dan Monitor Transmitter SPKP Online (Salmon).

Aplikasi ini bertujuan untuk memudahkan pengawasan kapal perikanan oleh pemiliknya.

Melansir Tribunnews, Aplikasi Salmon ini bisa diunduh di playstore karena telah dibuat dan dikembangkan dengan basis aplikasi android, dan telah dilengkapi dengan fitur Near-Field Communication (NFC).

"Dengan aplikasi ini pengurusan Surat Keterangan Aktivasi Transmitter (SKAT) tidak perlu dilakukan di Kantor KKP,” ujar Sekretaris Jenderal KKP yang juga Plt. Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Antam Novambar dalam Rapat Kerja Teknis, Rabu (7/4/2021).

Aplikasi Salmon ini bisa diunduh di playstore karena telah dibuat dan dikembangkan dengan basis aplikasi android, dan telah dilengkapi dengan fitur Near-Field Communication (NFC).

Baca juga: Miliki Garis Pantai Sepanjang 499 KM dan 133 Desa Pesisir, Banten Berpotensi Jadi Daerah Perikanan

Baca juga: 2 Mobil Penyidik KPK Hanya 20 Menit di Rumah Dinas Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo

Dengan fitur tersebut maka perpanjangan SKAT dapat dilakukan dari telepon genggam/handphone.

“Saat ini SKAT-nya dalam bentuk kartu NFC,” jelas Antam.

Pelaku usaha diharapkan dapat terbantu dalam pengurusan SKAT.

Antam menjelaskan bahwa dengan pengembangan aplikasi ini, pengurusan SKAT hanya memerlukan waktu selama 40 menit.

Selain memudahkan layanan, aplikasi ini mendorong pengawasan partisipatif oleh pemilik kapal.

Halaman
12
Editor: Zuhirna Wulan Dilla
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved