Breaking News:

Penyelundupan 12.000 Benih Lobster di Jalur Malimping Digagalkan Polisi, Dijual Rp60 Ribu Per Ekor

Dari penggagalan penyelundupan lebih 12.000 ekor ini, Polda Banten setidaknya berhasil mencegah kerugian negara sebesar Rp720 Juta.

Dok. Polda Banten
Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten dan petugas instansi terkait menunjukkan barang bukti kasus penyelundupan 12.000 benih lobster yang digagalkan di pesisir Desa Malimping Utara, Kecamatan Malimping, Kabupaten Lebak, Rabu (7/4/2021). 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten menggagalkan upaya penyelundupan lebih 12.000 benih bening lobster (BBL) alias benur di pesisir Desa Malimping Utara, Kecamatan Malimping, Kabupaten Lebak, Rabu (7/4/2021).

Seorang pelaku, US (48), warga Kecamatan Malimping, Lebak, diamankan dalam pengungkapan kasus tersebut.

"Dari pelaku ini kita amankan benih lobster yang berjumlah 12.117 ekor yang terdiri dari 12.001 ekor benih lobster jenis Pasir dan 116 ekor jenis Mutiara,” ujar Dirreskrimsus Polda Banten Kombes Pol Joko Sumarno di Mapolda Banten, Kota Serang, Jumat (9/4/2021), sebagai keterangan resmi yang diterima TribunBanten.com.

US dalam pemeriksaan mengaku hendak menjual ribuan benih lobster tersebut. Namun, dia tidak mengantongi izin sebagaimana diatur dalam perundang-undangan yang berlaku.

Baca juga: Geledah Rumah Warga Binuangan Lebak, Polda Banten Temukan Ribuan Benur Lobster Siap Jual

Baca juga: Udang Lobster Lebak Dilirik Investor, Pemprov Banten Lakukan Pengembangan dan akan Eksploitasi

“Semestinya yang bersangkutan mendapat lisensi. Apabila melakukan kegiatan ini harus mendapat izin dari kementrian dan sebagainya,” jelas Joko.

Di pasaran, US mengaku menjual benih lobster sekitar Rp 60.000 per ekor.

Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten dan petugas instansi terkait menunjukkan barang bukti kasus penyelundupan 12.000 benih lobster yang digagalkan di pesisir Desa Malimping Utara, Kecamatan Malimping, Kabupaten Lebak, Rabu (7/4/2021).
Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten dan petugas instansi terkait menunjukkan barang bukti kasus penyelundupan 12.000 benih lobster yang digagalkan di pesisir Desa Malimping Utara, Kecamatan Malimping, Kabupaten Lebak, Rabu (7/4/2021). (Dok. Polda Banten)

Dari penggagalan penyelundupan lebih 12.000 ekor ini, Polda Banten setidaknya berhasil mencegah kerugian negara sebesar Rp720 Juta.

Atas perbuatannya, US dijerat Pasal 92 UU Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan yang telah diubah dengan UU Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan dan UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Selanjutnya, pihak Ditreskimsus Polda Banten bersama Loka Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (LPSPL) Serang Ditjen Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) akan melepasliarkan belasan ribu benih lobster tersebut di Pantai Caringin untuk menjaga ekosistem hewan tersebut di laut.

Baca juga: Sempat Heboh Kasus Korupsi Edhy Prabowo, Ternyata Budidaya Lobster Potensi Raup Untung, Ini Buktinya

Baca juga: Kisah Menteri Edhy Prabowo, Dari Tukang Pijat Prabowo hingga Terjepit Uang Lobster

Sementara itu, Pelaksana Koordinator Wasdalin Merak, Muklasin mengatakan, tindak pidana yang dilakukan pelaku melanggar UU Perikanan. Nantinya untuk benih lobster yang diamankan akan dilepas liarkan ke alam laut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi Polda Banten memberantas penjualan benih lobster secara ilegal. Kami juga bersama tim dari Polda Banten akan lepasliarkan kembali benih lobster tersebut ke laut,” ujar Muklasin.

Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten dan petugas instansi terkait menunjukkan barang bukti kasus penyelundupan 12.000 benih lobster yang digagalkan di pesisir Desa Malimping Utara, Kecamatan Malimping, Kabupaten Lebak, Rabu (7/4/2021).

Penulis: Abdul Qodir
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved