Breaking News:

ASDP Hentikan Penjualan Tiket Penumpang dan Kendaraan 6-17 Mei, Termasuk di Pelabuhan Merak

Selain itu yang masih diperbolehkan adalah kunjungan keluarga yang sakit, kunjungan anggota keluarga yang meninggal dunia, ibu hamil dengan satu orang

Penulis: Abdul Qodir
Editor: Abdul Qodir
Tribunbanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan
Antrean dan kepadatan kendaraan yang akan memasuki kapal di Pelabuhan Merak Cilegon bersamaan libur panjang, mulai terjadi sejak Selasa (27/10/2020) malam. 

TRIBUNBANTEN.COM - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mendukung kebijakan larangan mudik angkutan Lebaran dengan menghentikan penjualan tiket penumpang dan kendaraan pada sistem online ticketing Ferizy pada periode 6-17 Mei 2021.

"ASDP mengimbau kepada pengguna jasa penyeberangan untuk menunda perjalanan dengan kapal ferry pada periode waktu tersebut, kecuali benar-benar dalam keadaan mendesak dan perlu," ujar Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi dalam keterangan tertulis yang diterima TribunBanten.com, Jumat (9/4/2021). 

Keputusan penghentian penjualan tiket orang dan kendaraan ini berlaku di Pelabuhan Merak, Pelabuhan Bakauheni, Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk.

Baca juga: Soal Larangan Mudik, ASDP Merak Diminta Hentikan Penjualan Tiket Online Pada 6-17 Mei 2021

Baca juga: Pemerintah Larang Mudik Lebaran, Garuda Indonesia Pastikan Reschedule Tiket Tak Ada Biaya Tambahan

"Kami pastikan bagi konsumen yang telah membeli tiket via aplikasi pada periode tersebut, dapat melakukan refund sesuai ketentuan berlaku, yakni kategori penumpang pejalan kaki dan kendaraan penumpang," tutur Ira lagi. 

Pihak PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menerapkan protokol kesehatan terhadap seluruh penumpang, pengendara dan petugas lapangan di pelabuhan dan di dalam kapal.
Pihak PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menerapkan protokol kesehatan terhadap seluruh penumpang, pengendara dan petugas lapangan di pelabuhan dan di dalam kapal. (Dok ASDP)

  

Ira menjelaskan selain bentuk dukungan kebijakan pemerintah, keputusan penghentian penjualan tiket ini sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021 Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Permenmhub itu mengatur larangan penggunaan atau pengoperasian sarana transportasi penumpang untuk semua moda transportasi, yaitu darat, laut, udara dan perkeretapian, mulai 6 sampai 17 Mei 2021. 

"Prinsipnya kami akan mematuhi kebijakan pemerintah tersebut, demi tujuan bersama untuk menekan penyebaran Covid-19," kata Ira.

"Namun demikian, ASDP memastikan bahwa pelabuhan penyeberangan tetap beroperasi melayani logistik dan masyarakat yang dikecualikan. Karena sesuai arahan Presiden, pelayanan angkutan logistik harus tetap berjalan lancar untuk menjaga pasokan di daerah," sambungnya. 

  

Baca juga: Dukung Kebijakan Larangan Mudik Lebaran, Pelabuhan Merak-Bakauheni Tak Layani Penyebrangan Orang

Baca juga: Daftar Sanksi untuk Pemudik yang Nekat Mudik Lebaran 6-7 Mei 2021, Diminta Putar Balik Hingga Tilang

Halaman
123
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved