Breaking News:

Sahur On the Road Dilarang di Kota Cilegon

Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono, melarang kegiatan Sahur on The Road (SOTR) selama Ramadan.

Dok Tribun Jateng
ilustrasi suasana Ramadan 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono, melarang kegiatan Sahur on The Road (SOTR) selama Ramadan.

Menurut dia, apabila ada yang melanggar kebijakan itu maka akan dibubarkan.

"SOTR dilarang karena akan menyebabkan kerumunan," kata dia, saat dihubungi TribunBanten.com, Senin (12/4/2021).

Baca juga: Taman Mahkota Ratu, Wisata Baru di Serang yang Kini Jadi Kampung Ramadan

Baca juga: Live Streaming Hasil Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadan 1442 H/2021, Serta Lokasi Pantau Hilal

Pihaknya akan menggelar Operasi Yustisi dan Operasi Cipta Kondisi untuk menanggulangi kerumunan di tempat buka puasa bersama dan SOTR.

Untuk buka Puasa bersama, kata dia, pihaknya memperbolehkan dengan syarat mematuhi protokol kesehatan.

"Kalau bukbernya hanya dua orang itu tidak masalah karena bisa jaga jarak dan tidak menimbulkan kerumunan," ujarnya.

Dia meminta masyarakat memaklumi karena ibadah Puasa pada tahun ini masih berada di dalam masa pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19).

"Kami sudah sering memberikan imbauan melalui pamflet atau banner, harapannya masyarakat sudah mengerti terkait protokol kesehatan karena sudah lebih dari satu tahun menghadapi Pandemi Covid-19," kata dia.

Untuk pelaksanaan ibadah di masjid, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cilegon.

Salah satunya pelaksanaan Ibadah Salat Tarawih di masjid. Salat Tarawih berjamaah di masjid diperbolehkan dengan syarat maksimal 50 persen dari kapasitas tempat ibadah.

"Diperbolehkan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Harus jaga jarak, memakai masker, dan jangan sampai menyebabkan kerumunan," ujarnya.

Baca juga: Daftar Harga Kebutuhan Pokok Jelang Ramadan di Tangerang: Daging dan Telur Mengalami Kenaikan

Baca juga: Masih dalam Suasana Pandemi Covid-19, Reza Rahardian Akui Rindu Keramaian Ramadan dan Bukber

Sementara itu, Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian mengatakan akan mengikuti aturan pemerintah pusat terkait aturan ibadah Puasa di masa Pandemi Covid-19.

"Kita sesuai pusat saja harus jalanin itu semua," tuturnya kepada TribunBanten.com di Gedung DPRD Kota Cilegon, Senin (12/4/2021).

Penulis: Khairul Ma'arif
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved