Breaking News:

Media Digital Mitra Strategis Bagi Pemprov Banten

Gubernur Banten Wahidin Halim meminta media digital dapat membantu pemerintah mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan serta memerangi hoax

istimewa
Acara Rapat Koordinasi dan Konsultasi bertema “Optimalisasi Diseminasi Informasi Kinerja Pemerintah Melalui Layanan Antara Digital Media Menuju Masyarakat Informatif” yang digelar oleh Kementerian Politik Hukum dan Keamanan di Swiss Bell Hotel, Cikande, Kabupaten Serang (Senin, 12/04/2021). 

TRIBUNBANTEN.COM - Gubernur Banten Wahidin Halim meminta media digital dapat membantu pemerintah mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan serta memerangi hoax yang beredar di masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan melalui Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Banten M Yusuf.

Hal itu disampaikan saat M Yusuf membuka Rapat Koordinasi dan Konsultasi bertema “Optimalisasi Diseminasi Informasi Kinerja Pemerintah Melalui Layanan Antara Digital Media Menuju Masyarakat Informatif” yang digelar oleh Kementerian Politik Hukum dan Keamanan di Swiss Bell Hotel, Cikande, Kabupaten Serang (Senin, 12/04/2021).

“Ini sebagai komitmen dan upaya kita semua dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Provinsi Banten,” kata dia, dalam keterangan yang diterima wartawan, Senin (12/4/2021).

Baca juga: Gubernur Banten Wahidin Halim: Jadikan Ibadah Puasa Momentum Meningkatkan Iman dan Takwa

Baca juga: PLN UID Banten Siagakan 1.239 Petugas untuk Jaga Keamanan Pasokan Listrik di Ramadan & Idul Fitri

Dia menjelaskan, media digital harus dapat berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan untuk memerangi hoax dan disinformasi pada masa pandemi Covid-19.

Di era digital, informasi sangat mudah dibagikan dan diakses melalui internet.

Khususnya, media sosial yang memiliki peran cukup besar dan menjadi kanal yang sangat efektif untuk penyebaran informasi ke masyarakat.

“Seiring mudahnya berbagi informasi serta tidak adanya proses verifikasi atau validasi dan derasnya berita hoax yang ikut tersebar akan semakin sulit untuk dibendung,” ujar Yusuf bacakan sambutan Gubenur.

Media digital, lanjutnya, diharapkan dapat memberikan informasi yanag menjadi referensi yang nyata bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi.

“Sebagai mitra Pemerintah Daerah, media digital saya harapkan dapat menyebarluaskan berbagai informasi tentang potensi pembangunan Provinsi Banten kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, Pemerintah Daerah Kabupaten dan Kota di Provinsi Banten dapat mengoptimalkan kemitraan media digital yang berorientasi kepada promosi destinasi wisata, potensi daerah, dan program kerja prioritas Pemerintah Daerah.

“Media digital sebagai ruang publik yang selayaknya menjadi the market places of ideas tempat penawaran berbagai gagasan,” ujarnya.

Baca juga: Antrean Kendaraan Terlihat Menuju Kawasan Banten Lama Minggu Siang, Sebagian Peziarah Berjalan Kaki

Baca juga: Polda Banten dan Polres Jajaran Gelar Operasi Keselamatan Maung 2021 Serentak pada 12-25 April

Di kesempatan itu, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Provinsi Banten Eneng Nurcahyati mengatakan, pemerintah Provinsi Banten sebagai badan publik bertekad melaksanakan tata kelola pemerintahan yang lebih baik melalui keterbukaan informasi publik.

Perubahan pun sudah mulai dirasakan. Bahkan Komisi Informasi Pusat, pada tahun 2020 menganugerahkan Pemerintah Provinsi Banten sebagai Badan Publik Informatif.

‘Sejak tahun 2017 sampai tahun 2020 kita terus melakukan perubahan-perbuahan ke arah yang lebih baik. Mulai dari kurang informatif, cukup informatif, menuju informatif dan kita mendapatkan penilaian informatif terkait keterbukaan informasi publik dari Komisi Informasi,” ungkap Eneng.

Editor: Glery Lazuardi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved