Pesepakbola Indonesia Berkiprah di Luar Negeri, Bagaimana Mereka Beribadah Puasa?
Segenap umat Islam sedang menunaikan ibadah Puasa. Ibadah Puasa dilakukan para pesepakbola asal Indonesia yang sedang meniti karier di luar negeri
TRIBUNBANTEN.COM - Segenap umat Islam sedang menunaikan ibadah Puasa.
Ibadah Puasa juga dilakukan para pesepakbola asal Indonesia yang sedang meniti karier di luar negeri.
Setidaknya ada empat pemain Indonesia di Eropa yang menjalankan ibadah Puasa.
Mereka yaitu, Brylian Aldama, Egy Maulana Vikri, Bagus Kahfi, dan Miftah Anwar Sani.
Pemain HNK Rijeka Brylian Aldama, tampaknya harus menjalani puasa paling berat dibanding tiga pemain Indonesia di Eropa lainnya.
Hadirnya Ramadhan 1442 H menjadi tanda bagi umat muslim di seluruh dunia untuk memulai perziarahan batin.
Sejak Selasa (13/4/2021) kemarin, umat muslim memulai ibadah puasa untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri yang akan dirayakan satu bulan lagi.
Ibadah ini dilakukan oleh semua umat, tak terkecuali para pemain sepakbola Indonesia yang sedang berada di Eropa.
Egy Maulana Vikri menjadi pemain yang paling 'senior' karena telah go international sejak 2018 silam.
Pemain asal Medan itu bergabung dengan klub asal Polandia, Lechia Gdansk, dan berlaga di kasta tertinggi Liga Polandia.
Bagus Kahfi menjadi pemain Indonesia kedua setelah Egy yang mulai berkarier di Eropa.
Pada awal 2021 lalu, saudara kembar Bagas Kaffa itu resmi bergabung dengan klub asal Belanda, FC Utrecht.
Langkah Bagus kemudian disusul oleh Miftah Anwar Sani, mantan pemain Persita Tangerang yang kini bermain untuk klub Liga Bosnia dan Herzegovina, FK Sloboda Tuzla.
Miftah Anwar Sani resmi bergabung dengan klub Bosnia dan Herzegovina, FK Sloboda Tuzla.
Miftah telah bertolak ke Bosnia dan Herzegovina sejak akhir Februari lalu dan sudah diperkenalkan secara resmi oleh klub Liga 1 Bosnia dan Herzegovina itu pada 2 Maret 2021.
Terakhir, ada Brylian Aldama yang bergabung dengan klub papan atas Liga Kroasia, HNK Rijeka.
Sejatinya, Brylian Aldama sudah dipastikan menjadi pemain anyar HNK Rijeka sejak November 2020.
Namun dia baru bisa berangkat ke negara asal Marko Simic itu pada awal April 2021.
Menjalani puasa di Eropa tentu akan sangat berbeda dengan puasa di Indonesia.
Cuaca Eropa yang sudah memasuki musim panas membuat siang di sana jauh lebih lama, yang secara tidak langsung membuat waktu maghrib dan berbuka puasa juga lebih lama dibanding Indonesia.
Alhasil, para pemain Indonesia di Eropa harus berpuasa dengan lebih panjang.
Egy Maulana Vikri misalnya, pemain timnas U-22 Indonesia itu harus menjalani puasa selama kurang lebih 16-19 jam setiap harinya.
Dilansir dari islamery.com, waktu imsak di Polandia terjadi pada pukul 03.10 pagi.
Egy kemudian baru bisa berbuka puasa pada pukul 19.55, saat matahari di Polandia baru dinyatakan tenggelam.
Semakin mendekati Hari Raya Idul Fitri, puasa Egy akan semakin lama.
Misalnya pada 30 April 2021, imsak di Polandia pukul 01.38 pagi dan maghrib pada pukul 20.26 malam.
Sementara puasa Miftah Anwar Sani bisa dibilang jauh lebih enteng ketimbang Egy Maulana Vikri.
Miftah hanya perlu menjalankan puasa selama kurang lebih 15 jam, mulai dari imsak pukul 04.12 hingga maghrib pukul 19.34.
Puasa terlama Miftah hanya berlangsung selama 15,5 jam yang dimulai pada imsak pukul 03.35 dan berakhir saat maghrib pukul 19.54.
Untuk Bagus Kahfi, pemain FC Utrecht U-18 itu kurang lebih menjalankan puasa yang sama dengan Egy Maulana Vikri.
Imsak di Belanda berkisar pada pukul 03.14 hingga 04.17, sedangkan maghrib pukul 20.37 sampai 21.04.
Puasa paling berat tampaknya harus dijalankan oleh Brylian Aldama di Kroasia.
Setiap harinya, Bry, panggilan akrabnya, harus menjalankan puasa selama 17-20 jam.
Jebolan program Garuda Select itu menjalankan puasa sejak imsak pukul 03.09 dan berakhir saat maghrib pada pukul 20.25.
Hal itu juga sempat dibagikan Bry lewat akun Twitter pribadinya.
Pada Selasa (13/4/2021) pukul 03.42 WIB, Brylian menulis tweet yang berisi ucapan semangat menjalankan puasa untuk dirinya sendiri.
"Yukk bisaa yukk paksaa yukkk," tulisnya disertai sejumlah emoticon tertawa dan bendera Kroasia.
Tulisan ini sudah tayang di Bolasport.com berjudul Empat Pemain Indonesia di Eropa, Brylian Aldama Jalani Puasa Paling Berat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/foto-egy-maulana-fikri.jpg)