Breaking News:

4 kecamatan di Lebak Berisiko Tinggi Terdampak Gempa Bumi

Gempa 5,1 Magnitudo yang terjadi di Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, Rabu (14/4/2021) menimbulkan kepanikan warga.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan
Editor: Yudhi Maulana A
Twitter
Bayah, Lebak, Banten diguncang gempa 5.1 M Rabu siang ini (14/4/2021) 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Gempa 5,1 Magnitudo yang terjadi di Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, Rabu (14/4/2021) menimbulkan kepanikan warga.

Setidaknya getaran gempa tersebut dirasakan hingga ke Jakarta dan sekitarnya dengan kedalaman gempa mencapai 17 Km.

Kepala BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama menjelaskan setidaknya selama periode Januari-April 2021, Kabupaten Lebak diguncang gempa bumi sebanyak 4 kali berturut-turut.

Gempa sendiri terjadi pada tanggal 5 Januari dengan kekuatan 4 SR, 16 Januari 3,6 SR, 8 Februari 3,2 SR, dan terakhir di tanggal 14 April dengan kekuatan 5,1 SR.

"Posisi tersebut terjadi karena Lebak sendiri sangat dekat dengan lempengan samudra. Sehingga ketika terjadi pergerakan lempeng bumi, kita selalu terkena dampak itu," katanya saat dihubungi, Kamis (15/4/2021).

Febby juga menjelaskan untuk titik gempa yang sangat berisiko tinggi di Lebak berada di Kecamatan Malingping, Cimarga, Bojongmanik dan Rangkasbitung.

Baca juga: Kesaksian Warga Rasakan Gempa 5,1 M di Bayah Banten: TV Bergeser Sendiri

Baca juga: Gempa Jawa Timur: Blitar dan Malang Terparah, 8 Orang Meninggal Dunia

Sedangkan untuk tujuh kecamatan lainnya yakni, Cirenten, Cihara, Panggarangan, Cibeber, Wanasalam, Cihara, Cilograng masih berada di zona risiko rendah dilalui jalur gempa.

"Pada dasarnya wilayah di Lebak sendiri memang sering dilanda bencana alam. Oleh karenanya, kami mencoba untuk melakukan mitigasi bencana," terangnya.

Sementara itu untuk titik rawan longsor sendiri di Lebak terdapat di Lebak Gedong, Cibeber, Cipanas, Muncang, Sobang, Gunungkencana, Bojongmanik, Cimarga dan Cigemblong.

Ia pun akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang berada di wilayah rawan bencana agar dapat memperhatikan langkah-langkah yang harus diambil ketika bencana alam terjadi.

"Kita juga menyediakan papan rambu petunjuk dan arah evakuasi jika terjadi gempa bumi dan tsunami," tegasnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved