Breaking News:

Dicibir Mirip Toren Hingga Kandang Burung, Gubernur Banten Buka Sayembara Desain Tugu Pamulang

Untuk pembangunan kembali Tugu Pamulang, konsep maupun desain tugu tidak berasal dari Pemerintah Kota Tangsel atau siapapun, melainkan dari publik.

kolase TribunnewsWiki
Bentuk Tugu Pamulang menuai polemik hingga dicibir di media sosial. Disebut-sebut desain dan hasil akhir Tugu Pamulang jauh berbeda. Waki Gubernur Banten minta tugu itu dibongkar. 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Desain Tugu Pamulang yang menjadi salah satu ikon Kota Tangerang Selatan menuai polemik hingga dicibir mirip toren air dan kandang burung love bird berbagai pihak hingga di media sosial. 

Kini, Pemerintah Provinsi Banten pun berencana membangun ulang atau merevitalisasi Tugu Pamulang, dengan desain yang disembayarakan ke publik.

"Hari ini saya umumkan sayembara, siapa punya gambar dan desain yang bagus berdasarkan pertimbangan estetika arsitektur, kami tunggu,” ujar Gubernur Banten Wahidin di Rumah Dinas Jalan Ahmad Yani, Kota Serang, sebagaimana keterangan resmi yang diterima TribiunBanten.com, Kamis (15/4/2021).

Wahidin menyampaikan pihaknya telah melakukan pembahasan bersama Kepala DPUPR Banten Tranggono dan jajaranya atas adanya polemik dan sejumlah kritik terhadap desain Tugu Pamulang pada beberapa hari terakhir ini.

Tugu Pamulang yang berdiri berdiri tegak di Bundaran Pamulang penghubung Jalan Siliwangi - Jalan Surya Kencana - Jalan Pajajaran - Jalan Pamulang Raya.
Tugu Pamulang yang berdiri berdiri tegak di Bundaran Pamulang penghubung Jalan Siliwangi - Jalan Surya Kencana - Jalan Pajajaran - Jalan Pamulang Raya. (Warta Kota/Rizki Amana)

Ia mengatakan sebenarnya pembangunan Tugu Pamulang yang terletak di Bundaran Jalan Siliwangi, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, sudah rampung dibangun oleh Pemerintah Provinsi Banten pada Tahun Anggaran 2018.

"Kendati demikian, untuk memenuhi keinginan publik, perubahan pada bentuk tugu tersebut, gambar dan desainnya akan disayembarakan secara terbuka sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Wahidin.

Wahidin menjelaskan latar belakang Tugu Pamulang.

Baca juga: Tugu Pamulang Viral, Wagub Banten Perintahkan Dibongkar agar Tak Jadi Polemik

Baca juga: Kebijakan Mudik Dilarang, Wisata Dibuka, Wahidin Halim Prediksi Wisatawan Jakarta Padati Banten

Saat itu, tugu itu dibangun atas pertimbangan karena lokasi sebelum adanya tugu tersebut terbilang kumuh. Di lokasi itu terdapat baliho atau reklame yang sudah rusak dan miring dengan banyak sampah berserakan di bawahnya.

Dalam rangka revitalisasi, maka salah satu konsep penanganannya dengan membangun Tugu Pamulang di lahan milik Pemerintah Provinsi Banten tersebut.

Wahidin menjelaskan, kendati menuai polemik, Pemprov Banten meyakini desain Tugu Pamulang yang telah dibangun pada 2018 itu mempunyai latar belakang dan filosofi tersendiri.

Halaman
1234
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved