Breaking News:

Ketan Bintul, Kudapan Mantul Kesukaan Sultan Banten Kerap Dicari Warga Saat Ngabuburit

Ketan Bintul banyak saat berbuka puasa karena konon merupakan makanan kesukaan Sultan Maulana Hasanuddin.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Abdul Qodir
Tangkap layar video
Ketan Bintul 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Ketan Bintul menjadi pilihan warga Banten dari sejumlah jenis takjil untuk berbuka puasa.

Ketan Bintul banyak saat berbuka puasa karena konon merupakan makanan kesukaan Sultan Maulana Hasanuddin.

Ketan Bintul merupakan makanan khas Banten yang banyak dijajakan bersamaan bulan Ramadan di beberapa sudut Kota Serang.

Di antaranya dijajakan di Pasar Lama Kota Serang, Jalan Maulana Hasanudin, Kotabaru, Kecamatan Serang, Kota Serang.

Ketan Bintul merupakan makanan atau kudapan khas Banten dengan bahan dasar beras ketan.

Cara membuat Ketan Bintul tidaklah sulit.

Baca juga: Unik! Nama Makanan Khas Cilegon Ini Vulgar, Tapi Rasanya Manis, Apa Itu?

Baca juga: 7 Makanan Terbaik untuk Sahur, Dijamin Tidak Mudah Buat Lapar Saat Menjalankan Puasa, Ada Apa Saja?

Beras ketan yang telah direndam dimasak dengan air santan hingga menjadi setengah matang.

Kukus di dalam dandang panas hingga matang.

Ketan Bintul
Ketan Bintul (Tangkap layar video)

Selanjutnya beras ketan setengah matang itu ditumbuk hingga halus atau hancur.

Butiran beras ketan setengah matang itu diberi bumbu berupa garam atau gula sesuai selera dan diaduk hingga merata.

Ketan Bintul lebih nikmat disajikan dengan taburan serundeng beserta bawang goreng di atasnya dengan alas daun pisang.

Ketan Bintul dapat dinimati dengan empal daging maupun rendang.

Perpaduan pedasnya kuah empal daging dan manisnya taburan serundeng sangat nikmat dan gurih begitu Ketan Bintul sampai di lidah.

Baca juga: Kuliner Khas Serang Bontot, Terasa Ikannya dan Cocok Untuk Sajian Berbuka Puasa

Baca juga: Inspirasi Menu Buka Puasa: Olahan 5 Garang Asem, dari Ayam hingga Ikan

Ketal Bintul di Pasar Lama Kota Serang rata-rata dijual dengan harga Rp10.000 per porsi atau 10 potong.

Siti, salah satu penjual Ketan Bintul di Pasar Lama Serang menuturkan, Ketan Bintul merupakan makanan khas Banten yang secara tradisi lebih sering dijual pada saat bulan Ramadan.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved