Breaking News:

Prakiraan Cuaca

Tentang Siklon Tropis Surigae, Penjelasan hingga Dampaknya di Sejumlah Wilayah

Berikut ini penjelasan tentang apa itu siklon tropis Surigae, beserta penjelasan hingga dampaknya di sejumlah wilayah.

Editor: Renald
Tribunnews
BMKG 

TRIBUNBANTEN.COM - Berikut ini penjelasan tentang apa itu siklon tropis Surigae, beserta penjelasan hingga dampaknya di sejumlah wilayah.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG memberikan peringatan dini cuaca terkait siklon 94W yang kini telah berkembang menjadi Siklon Tropis Surigae.

Siklon Tropis "SURIGAE" tersebut bergerak ke arah barat laut mendekati wilayah Filipina.

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG Hari Ini, Kamis 15 April 2021: Waspada di 27 Wilayah

"Siklon Tropis SURIGAE saat ini terpantau berada di Samudra Pasifik utara Papua, bergerak ke arah utara barat laut menjauhi wilayah Indonesia." tulis postingan BMKG pada Rabu (14/4/2021).
Dikutip dari laman BMKG, penamaan siklon atau badai tropis Surigae ini dilakukan oleh Japan Meteorogical Agency (JMA), termasuk analisis dan pergerakannya.

Siklon Tropis Surigae ini berakibat di kecepatan angin di sejumlah wilayah.

"Akibatnya, saat ini terjadi peningkatan kecepatan angin rata-rata di wilayah Utara Sulawesi dan Sekitarnya berkisar 8 - 20 knot," ungkap Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (14/4).

Dwikorita menerangkan, siklon atau Badai Tropis ini diprakirakan akan berkembang menjadi Badai Tropis Kuat (STS) dan bahkan Typhoon (TY) pada tanggal 16 April 2021.

Guswanto, Deputi Meteorologi menjelaskan, Siklon Tropis Surigae ini juga mempunyai dampak secara tidak langsung.

Dampak tersebut mengakibatkan kecepatan angin di utara Sulawesi dan sekitarnya diprakirakan akan terus meningkat secara bertahap hingga puncaknya pada 18 April 2021.

Begitu juga dengan hujan yang akan mengguyur dengan intensitas ringan hingga sedang dan berpotensi hujan lebat untuk sepekan ke depan sebagai akibat dampak tidak langsung wilayah yg berdekatan dengan posisi siklon tropis.

"Sedangkan tinggi gelombang laut akan mengalami peningkatan hingga puncaknya pada 18 April 2021. Gelombang ini bahkan dapat mencapai kategori sangat tinggi (4,0 - 6,0 m) di wilayah Perairan Kepulauan Sitaro, Sangihe, dan Talaud, serta Laut Maluku bagian utara," paparnya.

Guswanto menuturkan pula, saat ini BMKG (TCWC Jakarta) terus memantau perkembangan Siklon Tropis Surigae tersebut.

Kepada masyarakat, BMKG mengimbau untuk waspada dan tetap berhati-hati dengan potensi angin kencang, hujan lebat, dan dampak lanjutannya seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.

(Tribunnews.com/Widya)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Apa Itu Siklon Tropis Surigae? Ini Penjelasan dan Dampaknya di Sejumlah Wilayah

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved