Breaking News:

Berlaku Mulai 6-17 Mei 2021, Ini Alasan Pemerintah Larang Mudik Lebaran

Pemerintah menetapkan larangan mudik Lebaran 1442 H mulai dari tanggal 6-17 Mei 2021. Presiden Joko Widodo mengungkapkan alasan penerapan kebijakan

TRIBUN JABAR/TEUKU MUH GUCI S
Ilustrasi mudik Lebaran 

TRIBUNBANTEN.COM - Pemerintah menetapkan larangan mudik Lebaran 1442 H mulai dari tanggal 6-17 Mei 2021.

Presiden Joko Widodo mengungkapkan alasan mengapa pemerintah menetapkan kebijakan itu.

Menurut mantan gubernur DKI Jakarta itu, larangan mudik untuk mencegah penyebaran pandemi Covid-19.

"Ramadan tahun ini adalah Ramadan kedua di tengah pandemi Covid-19. Kita masih harus mencegah penyebaran wabah Covid-19 untuk tidak meluas lagi.

Baca juga: Larangan Mudik Lebaran 2021: Kakorlantas Polri Persilakan Warga Bepergian Sebelum Tanggal 6 Mei

Baca juga: Berikut Titik Penyekatan Larangan Mudik, Banten Hanya 16, Paling Banyak di Jawa Tengah

Untuk itu sejak jauh-jauh hari pemerintah telah memutuskan untuk melarang mudik pada lebaran kali ini," kata Jokowi dalam pernyataan yang disampaikan melalui youtube Sekretariat Presiden, Jumat, (16/4/2021).

Jokowi mengatakan bahwa keputusan tersebut diambil melalui berbagai macam pertimbangan.

Salah satunya pengalaman tahun lalu dimana mudik dan libur panjang menyebabkan lonjakan kasus Covid-19.

"Pertama, saat libur Idul Fitri tahun lalu terjadi kenaikan jumlah kasus harian hingga 93 persen dan terjadi tingkat kematian mingguan hingga 66 persen," katanya.

Pertimbangan kedua, yakni pemerintah harus menjaga tren kasus aktif yang selama dua bulan terkahir menurun dari 176.672 kasus pada 5 Februari 2021 menjadi menjadi 108.032 kasus pada 15 april 2021

"Penambahan kasus harian juga sudah relatif menurun. Kita pernah mengalami 14 ribu-15 ribu kasus per hari pada januari 2021 tapi kini berada di kisaran 4 ribu- 6 ribu kasus per hari," katanya.

Halaman
12
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved