Breaking News:

Warga Lebak Selatan Terbiasa Lihat Dinding Rumah Bergerak dan Goyang Sendiri

Ia bersama istri dan anaknya tidak terlalu panik saat terjadi gempa di tempat tinggalnya karena kejadian itu sering terjadi di Selatan Lebak.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir
TRIBUN-TIMUR.COM/NURHADI
Bangunan ambruk usai gempa bumi magnitudo 6,2 di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021). 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Kabupaten Lebak menjadi salah satu daerah di Banten yang sering diguncang gempa tektonik dan bencana alam lainnya.

Ada empat gempa bermagnitudo tingkat rendah dan sedang dalam sebulan terakhir.

Warga Lebak khususnya di Kecamatan Malimping, Cimarga, Bojongmanik dan Rangkasbitung, menjadi titik yang sering dilalui getaran gelombang dari pergeseran lempeng bumi.

Terbaru, gempa dengan magnitudo 3,1 M terjadi di 74 Km Barat Daya dengan kedalaman 26 Km di bawah permukaan laut pada Jumat (16/4/2021) siang ini pukul 13.00 WIB.

Jaro (40), salah satu warga Kecamatan Malimping, Kabupaten Lebak ini salah satunya, ia menjelaskan gempa yang terjadi di Bayah seringkali terjadi dan menjadi hal yang tidak asing bagi masyarakat yang berada disana.

Menurutnya, gempa yang terjadi hanya dalam hitungan detik dan tidak menyebabkan getaran yang cukup kuat di bagian rumah warga.

Baca juga: Kesaksian Warga Rasakan Gempa 5,1 M di Bayah Banten: TV Bergeser Sendiri

Baca juga: 4 kecamatan di Lebak Berisiko Tinggi Terdampak Gempa Bumi

"Kalau dibilang khawatir atau tidaknya dengan gempa, ya mau bagaimana lagi, kami sudah biasa melihat dinding rumah bergerak dengan tiba-tiba. Dan setelah itu semua kembali normal," kata Jaro, Jumat (16/4/2021).

Bayah, Lebak, Banten diguncang gempa 5.1 M Rabu siang ini (14/4/2021)
Bayah, Lebak, Banten diguncang gempa 5.1 M Rabu siang ini (14/4/2021) (Twitter)

Ia bersama istri dan anaknya tidak terlalu panik saat terjadi gempa di tempat tinggalnya karena kejadian itu sering terjadi di Selatan Lebak.

Bahkan, sebagian warga masih terus melanjutkan aktivitas seperti bertani sesaat terjadi gempa.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved