Breaking News:

Cerita Heroik Penjaga Kos Bawa Semprot Nyamuk Gagalkan Pencurian di Sumurpecung, Pelaku Pakai Pistol

Dia memantau lewat CCTV yang ada di kamarnya sekitar pukul 12.00, pas azan berkumandang

istimewa/rekaman CCTV
Pelaku yang mencoba mencuri motor di sebuah kosan di Sumurpecung, Kota Serang, mengeluarkan pistol dari balik bajunya, Kamis (15//4/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Dari kamar kos berukuran 3x4 meter, AR memantau gerak-gerik dua orang yang datang ke sebuah kos di Griya Murni, Sumurpecung, Kecamatan Serang, Kota Serang, Kamis (15/4/2021).

Dia memantau lewat CCTV yang ada di kamarnya sekitar pukul 12.00, pas azan berkumandang.

Baca juga: Pelaku Pencurian Hewan Ternak di Kota Serang Ditangkap, Sapi Seharga Rp 30 Juta Selamat

AR sudah memantau dua orang itu dari masuk sampai aksinya yang hendak mencuri sepeda motor Honda Scoopy.

Namun, hanya satu orang yang masuk ke kosan dan satunya menunggu di depan gerbang.

"Kalau mau nyari kosan atau teman anak kos, biasanya nanya saya dulu. Tapi ini tidak, langsung masuk dan gerak-geriknya mencurigakan," ujarnya kepada TribunBanten.com di lokasi kejadian, Sabtu (17/4/2021).

Begitu pelaku mau beraksi mendekati sasaran motor curian, Ruby mendatanginya.

Baca juga: Kronologi Sepeda Jutaan Rupiah Milik Warga Tangsel Raib, Aksi Pencurian Terekam Kamera CCTV

"Saya hanya modal botol penyemprot obat nyambuk buat mukul pelaku niatnya. Soalnya buru-buru dan yang ada di kamar saya cuma itu," ucapnya.

Begitu AR mendatanginya, pelaku mengeluarkan pistol dari balik bajunya sembari melarikan diri.

AR yang ketakutan juga berlari ke balik mobil untuk menghindar takut pelaku menarik pelatuk pistolnya.

"Satu temannya sudah menunggu di depan kos pas saya kejar balik keduanya udah lari ke luar kos," katanya.

Baca juga: Fakta-fakta Pencurian 36 Paket JNE di SPBU Hasyim Ashari Tangerang, Kurir Lagi Ambil Uang di ATM

Menurut AR, personel Polres Serang Kota sudah meninjau lokasi kejadian.

"Sekitar pukul 23.00, empat polisi berpakaian biasa datang ke kos nanya-nanya dan minta data rekaman CCTV," ujarnya.

AR mengaku sebelumnya juga ada yang berniat menggasak motor yang sama sekitar dua minggu sebelumnya.

"Sabtu (2/4/2021) malam sekitar pukul 20.00 motor pelaku dan gerak-geriknya juga sama," ujarnya.

Tidak ada korban jiwa dari kejadian ini dan tidak ada juga kerugian materil dari peristiwa ini.

"Sekarang gerbangnya selalu ditutup dan motor yang jadi incarannya selalu dimasukkan ke dalam kos," kata AR.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved