Breaking News:

Ada Anggaran Miliaran Tapi Kok Warga Lebak Perbaiki Jembatan Sendiri? Ini Penjelasan Pemprov Banten

Warga melakukan aksi iuran secara masing-masing untuk mendapatkan uang agar membangun jembatan tersebut.

TribunBanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan
Kondisi jembatan yang sempat rusak akibat banjir bandang pada awal 2020 silamdi Desa Ciladeun, Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak, Banten kini diperbaiki secara swadaya oleh warga menggunakan kayu 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan dana segar untuk membangun jembatan yang berada di Desa Ciladeun, Kecamatan Lebakgedong, kabupaten Lebak, Banten yang telah satu tahun lamanya terputus akibat banjir bandang yang terjadi di awal tahun 2020 yang lalu.

Namun, dana segar untuk perbaikan tersebut hingga saat ini belum dirasakan warga Lebak.

Warga malah melakukan perbaikan jembatan sendiri yang hancur akibat banjir bandang satu tahun silam.

Warga melakukan aksi iuran secara masing-masing untuk mendapatkan uang agar membangun jembatan tersebut.

Menanggapi hal itu, Juru Bicara Gubernur Banten, Ujang Giri saat dihubungi, Senin (19/4/2021) mengatakan pihaknya telah mendengar keluhan dari masyarakat yang berada di lebakgedong tersebut.

Baca juga: Menanti Janji Pemerintah yang Tak Kunjung Tiba, Warga Lebak Patungan Rp 50 Ribu Perbaiki Jembatan

Baca juga: Cerita Tekad Warga Bayah Lebak untuk Beritikaf Selama Bulan Ramadan di Masjid Agung Kasunyatan

"Pembangunan sudah masuk dalam rancangan program kerja rehabilitasi untuk tahun 2021 dengan jumlah mencapai Rp 169 miliar rupiah," katanya saat dihubungi.

Pihaknya pun menepis tudingan yang mengatakan tidak ada pembangunan sama sekali selama satu tahun terakhir.

Menurutnya, untuk pembangunan jembatan yang terputus tersebut sudah dimasukkan dalam rencana pembangunan pada tahun 2020.

Akan tetapi akibat pandemi Covid-19, pembangunan harus digeser untuk anggaran pandemi Covid-19.

"Iya akibat pandemi kan semua anggaran itu harus di refocusing terlebih dahulu. Kita niatnya untuk membangun sudah ada, tetapi karena Covid-19 mau bagaimana," tegasnya.

Dirinya pun optimis pembangunan jembatan tersebut akan selesai pada tahun ini, dan masyarakat tidak perlu untuk melakukan iuran kembali untuk membangun jembatan tersebut.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan
Editor: Yudhi Maulana A
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved