Breaking News:

Digitalisasi Jadi Satu Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Banten, Bank Indonesia: Masuk Peradaban Baru

digitalisasi juga mendisrupsi fungsi-fungsi konvensional, termasuk pada sektor keuangan

dokumentasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten menggelar Forum Sistem Pembayaran bertema "Elektronifikasi Pembayaran dan Keuangan Daerah", Senin (19/4/2021). 

Ada lima prinsip yang dituangkan, yaitu integrasi ekonomi-keuangan digital, interlink fintech dengan perbankan, digitalisasi perbankan, keseimbangan inovasi dengan consumer protection, dan menjamin kepentingan nasional dalam ekonomi keuangan digital.

BSPI 2025 diwujudkan melalui 23 key deliverables yang akan diimplementasikan secara bertahap dalam kurun waktu tahun 2019 sampai dengan 2025. 

“Satu deliverable BSPI 2025 adalah kita mendorong Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) sejak Januari 2020, atau sebuah metode pembayaran yang memungkinkan interface berbagai aplikasi yang sudah ada,”  ujar Erwin.

Secara prinsip BSPI 2025 mendukung Indonesia sebagai energi dan lokomotif ekonomi digital melalui penciptaan 20 unicorn.

Baca juga: Prediksi Bank Indonesia: Pertumbuhan Ekonomi Banten Triwulan II 2021 Lebih Baik, Ini 5 Kuncinya

BSPI 2025 juga mendukung Gerakan Nasional 1.000 startup yang digulirkan pemerintah.

Dukungan diwujudkan melalui pengembangan infrastruktur publik yang mendukung ketersediaan layanan pembayaran secara real time, seamless, tersedia 24 jam dan 7 hari (24/7) dengan tingkat keamanan dan efisiensi yang tinggi secara end to end.

Dalam ekonomi digital, dukungan sistem pembayaran yang efisien, bercakupan global dan beroperasi 24/7 merupakan kunci beroperasinya suatu ekosistem ekonomi digital.

“Kemudian kami juga sedang mengembangkan elektronifikasi bansos, yaitu penyaluran dapat melalui virtual account, QRIS, atau bahkan biometrik,” kata Erwin.

Terakhir, kata Erwin, pada 2021 perkembangan fintech dan e-commerce di Indonesia akan sangat pesat dan beberapa di antaranya telah berkategori unicorn.

“Kami memprediksi secara nasional transaksi e-commerce akan naik sebesar 33,2 persen,” ujar Erwin.

Penggunaan uang elektronik juga diprediksi akan meningkat 32,3 persen dan transaksi digital m-banking sebesar 19, 1 persen.

Penulis: Amanda Putri Kirana
Editor: Agung Yulianto Wibowo
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved