Breaking News:

KPK Awasi 117 Pengembang Perumahan di Kabupaten Pandeglang, PLH Bupati: Rawan Penyelewengan

Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang mengawasi proyek pengembangan perumahan di Pandeglang.

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Gedung Baru KPK 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang mengawasi proyek pengembangan perumahan di Pandeglang.

Upaya itu dilakukan karena diduga ada ratusan proyek properti yang belum memenuhi kewajiban penyerahan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) atau fasilitas sosial dan umum (fasos-fasum) kepada pemda setempat.

Baca juga: Cerita Wartawan Tempo Dianiaya Saat Liput Pernikahan Anak Tersangka Korupsi, Dicekik dan Dipukuli

Baca juga: Pesan Pemerintah untuk Kepala Daerah Baru: Hindari Korupsi dan Tuntaskan Janji Politik

Plh Bupati Pandeglang Pery Hasanuddin mengatakan, berdasarkan data yang masuk terdapat 117 pengembang yang belum memberikan penyerahan prasarana, sarana dan utilitas kepada pihak Pemkab Pandeglang.

"Sedang terus dipantau oleh KPK saat ini, karena ini dikhawatirkan akan menyebabkan penyelewengan proyek anggaran nantinya. Sehingga tidak ada transparansi di dalamnya," jelasnya saat dihubungi, Senin (19/4/2021).

Untuk tahun 2021 ini, pihaknya hanya mengeluarkan surat perizinan membangun sebesar 130 tender perumahan.

Namun, kata dia, masih terdapat beberapa pengembang yang masih bandel dan tidak mau menyetorkan prasaranam sarana dan utilitas (PSU).

Untuk proyek pembangunan, dia menjelaskan, para pemegang saham seharusnya langsung memberikan PSU sekurang-kurangnya satu tahun sebelum proses pengerjaan.

Baca juga: Pegawai KPK Nekat Curi Emas Barang Bukti Kasus Korupsi untuk Bayar Utang, Begini Nasibnya Kini

Baca juga: Ahok Doakan Benyamin Davnie 2 Periode Pimpin Tangerang Selatan, Beri Nasihat Jangan Korupsi

"Nah dari situ nanti baru setelah diserahkan proyek pembangunan akan menjadi tanggung jawab kita," ujarnya.

Dia meminta pihak pengembang agar bekerjasama dengan pihak Pemkab Pandeglang.

"Jadi tolong kerjasama dan jangan bandel, karena bisa saja kita kasih punishment kepada mereka," tambahnya.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved