Breaking News:

Menanti Janji Pemerintah yang Tak Kunjung Tiba, Warga Lebak Patungan Rp 50 Ribu Perbaiki Jembatan

Warga menggunakan susunan balok kayu dan batang pohon untuk membuat jembatan sementara yang kini bisa dilintasi kendaraan roda empat secara bergantian

TribunBanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan
Kondisi jembatan yang sempat rusak akibat banjir bandang pada awal 2020 silamdi Desa Ciladeun, Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak, Banten kini diperbaiki secara swadaya oleh warga menggunakan kayu 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - "Kami muak dengan janji akan membangun jembatan dalam waktu dekat, akan tetapi hingga sampai saat ini tidak ada itikad baik dari pemerintah untuk membangun jembatan," ujar Iman (33) seorang warga Desa Ciladeun, Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak, Banten.

Sudah hampir satu tahun berlalu pasca bencana banjir bandang yang terjadi tepatnya pada awal bulan Januari 2020, namun perbaikan jembatan tak kunjung rampung.

Maka dari itu, warga berinisiatif untuk memperbaiki jalan secara mandiri tanpa bantuan dari pemerintah Kabupaten Lebak, Pemerintah Provinsi Banten ataupun pemerintah pusat.

Warga menggunakan susunan balok kayu dan batang pohon untuk membuat jembatan sementara yang kini bisa dilintasi kendaraan roda empat secara bergantian.

Berdasarkan pantauan TribunBanten.com Senin (19/9/2021), jalan rusak bekas amblasnya tanah akibat bencana banjir bandang satu tahun silam masih terlihat.

Baca juga: Cerita Tekad Warga Bayah Lebak untuk Beritikaf Selama Bulan Ramadan di Masjid Agung Kasunyatan

Baca juga: Kapolri akan Kunjungi Ponpes Salafiah Tajul Falah Lebak, Kapolda Banten Cek Kesiapan Personel

Jalan rusak dekat bibir sungai tersebut hanya diberikan tanda garis polisi yang menandakan para pengendara harus berhati-hati melewati jalan tersebut.

Butuh waktu setidaknya 4 jam untuk sampai ke lokasi jembatan rusak tersebut dari pusat Kota Rangkasbitung.

Sesampainya di lokasi, tampak segerombolan pemuda dan warga lokal yang ada disana untuk meminta sumbangan sebelum masuk ke area jembatan tersebut.

Tidak ada ketentuan nominal, hanya keikhlasan semata untuk mau memberikan uang agar jembatan tersebut dapat diperbaiki.

Kondisi jembatan yang sempat rusak akibat banjir bandang pada awal 2020 silamdi Desa Ciladeun, Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak, Banten kini diperbaiki secara swadaya oleh warga menggunakan kayu
Kondisi jembatan yang sempat rusak akibat banjir bandang pada awal 2020 silamdi Desa Ciladeun, Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak, Banten kini diperbaiki secara swadaya oleh warga menggunakan kayu (TribunBanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan)
Halaman
123
Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan
Editor: Yudhi Maulana A
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved