Breaking News:

Polres Serang Kota Ungkap Prostitusi Online di Hotel, Tarif Rp 1,3 Juta, Muncikari Dapat Rp 300.000

Satreskrim Polres Serang Kota menangkap muncikari berinisial AM (20) dan seorang perempuan

dokumentasi Polres Serang Kota
Satreskrim Polres Serang Kota menangkap muncikari berinisial AM (20) dan seorang perempuan berinisial A (24). 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Satreskrim Polres Serang Kota menangkap muncikari berinisial AM (20) dan seorang perempuan berinisial A (24).

AM ditangkap karena diduga sebagai pelaku tindak pidana penjualan orang (TPPO), yaitu menjual A secara online pada Sabtu (17/4/2021).

Keduanya ditangkap di sebuah kamar hotel di Jalan Maulana Yusuf, Kota Serang, Sabtu malam.

Baca juga: Siswi SD Nyaris Jadi Korban Prostitusi Online Lewat Aplikasi Chatting, Ada 3 Pria Cabul yang Booking

"Tarifnya Rp 1,3 juta. Untuk perempuannya Rp 1 juta dan muncikarinya Rp 300.000," ujar Kapolres Serang Kota AKBP Yunus Hadith Pranoto melalui Kasatreskrim AKP Mochammad Nandar, dikutip dari rilis yang diterima TribunBanten.com, Senin (19/4/2021).

Menurut dia, pelanggan memesan A melalui muncikari AM lewat aplikasi.

AM mengirimkan foto para perempuan ke konsumen untuk dipilih.

Setelah disepakati, pelanggan bisa datang ke hotel yang sudah dituju.

"Ada beberapa pilihan dalam menentukan pekerja seks komersial (PSK, dikirim foto-fotonya. Muncikari dan perempuannya warga Kota Serang," ucapnya.

Baca juga: 3 Bulan, Satnarkoba Polres Serang Kota Ungkap 35 Kasus, 51 Orang Tersangka, Sebagian Besar Remaja

Dari tangan AM dan A, polisi menyita alat kontrasepsi dan bukti transfer pemesanan PSK.

Keduanya kerap beraksi di Ibu Kota Banten.

Pelaku berikut barang bukti diamankan di Satreskrim Polres Serang Kota untuk penyidikan lebih lanjut.

Yang ditahan sesuai dengan undang-undang hanya muncikari.

"Atas perbuatannya, AM dikenai Pasal 2 Undang-Undang Nomor 21 tahun 2007 tentang Tindak Pidana Penjualan Orang dan atau Pasal 296 Juncto Pasal 506 KUHPidana dengan ancaman kurungan penjara minimal 3 tahun dan maksimal 5 tahun," katanya. 

Editor: Agung Yulianto Wibowo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved