Breaking News:

Bupati Iti Jayabaya Wajibkan PNS Hingga Kepala Dinas Share Loc Saat Libur Lebaran

Menurut Iti, dengan adanya laporan dalam bentuk share location itu, kepala dinas dan ASN sulit bermain kucing-kucingan.

Tribun Jabar
Ilustrasi PNS saat halal bihalal Lebaran. Tahun 2021, PNS yang nekat mudik akan disanksi sedang hingga berat. 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Pemerintah Kabupaten Lebak melarang ASN (PNS dan PPPK) di lingkungannya meninggalkan Lebak saat musim libur Idul Fitri pada 6-17 Mei 2021.

Untuk memastikan berjalannya kebijakan itu, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya meminta para kepala dinas dan stafnya melaporkan keberadaannya setiap hari dengan membagikan lokasi atau share location dalam pesan WhatsApp.

"Kami persempit, jadi nanti setiap pegawai dan kepala dinas harus share loc posisi mereka masing-masing ke kami. Kami juga kan ada grup WA bersama," ujar Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya saat ditemui di kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Lebak, Rabu (21/4/2021).

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya
Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya (Istimewa)

Iti mengatakan, langkah ini sebagai bentuk dukungan Pemkab Lebak terhadap kebijakan larangan mudik guna mencegah penyebaran kasus Covid-19 dari pemerintah pusat.

Baca juga: Soal Larangan Mudik, Bupati Lebak Iti Jayabaya Ikuti Instruksi dari Pemerintah Pusat

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Bupati Lebak Larang Kegiatan SOTR dan Buka Puasa Bersama

Menurut Iti, dengan adanya laporan dalam bentuk share location itu, kepala dinas dan ASN sulit bermain kucing-kucingan.

Pihaknya tidak main-main, apabila bawahannya didapati melakukan kegiatan diluar kota, maka akan ada sanksi yang menunggunya.

Baca juga: Tak Hanya Mudik yang Dilarang, Pemerintah Juga Larang Kegiatan Takbir Keliling di Malam Lebaran 2021

Baca juga: Pemerintah Prediksi 10 Juta Orang Tetap Mudik Meski Dilarang, Setara Jumlah Penduduk Singapura

Baca juga: Mendagri Tito Karnavian Minta Kepala Daerah Beri Sanksi Bagi Pelanggar Aturan Mudik Lebaran

"Hukumannya yang pasti tegas kami berikan, mulai dari penurunan pangkat, tidak diberikan intensif hingga apabila tetap membandel ya kami pecat langsung," tandasnya.

Iti berharap ASN di lingkungan Kabupaten Lebak menjadi contoh yang baik bagi masyarakat untuk patuh dan taat ketika ada imbauan atau kebijakan mengingat adanya pandemi Covid-19.

 


Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved