Breaking News:

Oknum Penyidik KPK Minta Uang Rp 1,5 Miliar kepada Wali Kota Tanjungbalai, Janji Hentikan Kasus

Saat ini KPK sedang melakukan penyelidikan dugaan tindak pidana dimaksud

Tribunnews/Irwan Rismawan
Ketua KPK Firli Bahuri saat wawancara khusus dengan Tribunnews.com di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (21/1/2020). 

TRIBUNBANTEN.COM - Oknum penyidik kepolisian di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diduga meminta Rp 1,5 miliar kepada wali kota Tanjungbalai.

Oknum penyidik KPK meminta uang dengan janji akan menghentikan kasusnya.

KPK saat ini sedang mengusut kasus korupsi di Pemkot Tangjungbalai.

Adanya oknum yang meminta uang itu sedang diselidiki KPK.

Baca juga: KPK Awasi 117 Pengembang Perumahan di Kabupaten Pandeglang, PLH Bupati: Rawan Penyelewengan

"Saat ini KPK sedang melakukan penyelidikan dugaan tindak pidana dimaksud dengan melakukan permintaan keterangan serta pengumpulan bukti permulaan lainnya," kata Ketua KPK Firli Bahuri dalam keterangannya, Rabu (21/4/2021).

Dia mengatakan hasil penyelidikan akan ditindaklanjuti dengan gelar perkara segera pada forum ekpose pimpinan.

Firli pun menegaskan lembaga antirasuah tidak akan mentolerir penyimpangan dan memastikan akan menindak pelaku korupsi tanpa pandang bulu.

Baca juga: Pegawai KPK Nekat Curi Emas Barang Bukti Kasus Korupsi untuk Bayar Utang, Begini Nasibnya Kini

"Kami memastikan memegang prinsip zero tolerance," tegas Firli.

Wali Kota Tanjung Balai H M Syahrial diduga diperas sejumlah Rp 1,5 miliar oleh oknum penyidik KPK dari kepolisian.

Penyidik ini disebut-sebut menjanjikan akan menghentikan kasus yang menjerat Syahrial.

Halaman
12
Editor: Agung Yulianto Wibowo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved