Breaking News:

Tutup Pelatihan Tenun di Ponpes Al-Washliyah Lebak, Kepala BI Banten: Menyiapkan Perajin yang Unggul

Kegiatan pelatihan tenun itu dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Washliyah Kabupaten Lebak.

dokumentasi Bank Indonesia Provinsi Banten
Kepala KPw BI Provinsi Banten Erwin Soeriadimadja dan Endang Budi Karya, Ketua Bidang Wirausaha Baru Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten resmi menutup kegiatan pelatihan tenun dengan alat tenun bukan mesin (ATBM) khas Lebak, Selasa (20/4/2021).

Kegiatan pelatihan tenun itu dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Washliyah Kabupaten Lebak.

Penutupan pelatihan dilakukan KPw BI Provinsi Banten Erwin Soeriadimadja dan Ketua Bidang Wirausaha Baru Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Endang Budi Karya, dengan menandatangani kain tenun hasil karya peserta pelatihan.

Baca juga: Digitalisasi Jadi Satu Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Banten, Bank Indonesia: Masuk Peradaban Baru

Penutupan pelatihan juga dihadiri Komandan Kodim 0603 Lebak Letkol Infanteri Nur Wahyudi, Kapolres Lebak AKBP Ade Mulyana, camat Lebak, kepala Dinas Pariwisata Lebak, serta Staf Ahli Dekranas Wignyo Rahadi. 

BI menggelar pelatihan tenun pada 22 Maret 2021 sampai 20 April 2021.

Menurut Erwin, masyarakat harus kuat bertahan dan optimistis pandemi Covid-19 akan segera berakhir sehingga perlu mencari inovasi dan kreativitas.

Guna bertahan dan membangkitkan optimisme tersebut, BI Banten hadir memperkuat UMKM melalui pelatihan tenun sekaligus mendorong kemandirian pondok pesantren di Banten.

Baca juga: Bank Indonesia Provinsi Banten Dorong Pengembangan UMKM Daerah

“Pelatihan ini dilakukan bersama santri yang mempunyai visi yang sama dan berkeinginan kuat untuk maju. Jadi pesantren tidak hanya pandai mengaji, tapi juga memiliki kelebihan, yaitu mampu dalam berusaha,” kata Erwin lewat rilis yang diterima TribunBanten.com, Rabu (21/4/2021). 

Materi utama pelatihan tenun dipimpin dan diberikan Wignyo Rahadi, desainer nasional dan staf ahli Dekranas.

Adapun beberapa hal yang diajarkan, seperti pelatihan mewarnai benang, menggunakan alat mehani dan ATBM hingga praktik membuat dan mengenal motif tenun baru khas Lebak, Banten.

Halaman
12
Editor: Agung Yulianto Wibowo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved