Breaking News:

DKI Jakarta Berlakukan Jam Malam di Zona Merah Covid-19, Portal-portal Tutup

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memberlakukan jam malam. Upaya pemberlakuan jam malam itu diberlakukan karena meningkatnya angka positif Covid-19

Editor: Glery Lazuardi
SERAMBI/SA’DUL BAHRI
Ilustrasi Pemberlakuan Jam Malam 

TRIBUNBANTEN.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memberlakukan jam malam.

Upaya pemberlakuan jam malam itu diberlakukan karena meningkatnya angka positif coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut saat ini ada 2.658 RT yang masuk zona merah Covid-19.

Seluruhnya tersebar di lima wilayah ibu kota. Wilayah Jakarta Barat punya sebaran terbanyak.

Data tersebut dipaparkan seiring kebijakan Pemprov DKI yang akan memberlakukan jam malam atau pembatasan kegiatan masyarakat pada wilayah zona merah. Jam malam berlaku pukul 20.00 WIB.

"Di Jakarta ini kan kita punya 30.407 RT seluruhnya yang zona merah ada (Jakarta Pusat) 210, Jakarta Timur 634, Jakarta Barat 755, Jakarta Utara 488, Jakarta Selatan 571," kata Riza kepada wartawan, Rabu (21/4/2021).

Baca juga: 39 Warga Satu Desa Mendadak Positif Covid-19 Usai Hadiri Hajatan Tetangga

Baca juga: Angka Positif Covid-19 di Kabupaten Tangerang Melonjak, Satgas: Itu Data Lama

Riza menjelaskan, kebijakan pembatasan kegiatan di RT zona merah meliputi penutupan portal-portal jalan di lokasi setempat pada waktu tersebut.

Nantinya pengaturan lebih lanjut dikoordinasikan oleh Satgas Covid-19 tingkat RT.

"Nanti kan setiap jalan kan ada portal-portal nanti ditutup dengan RT setempat, keamanan setempat, masyarakat setempat. Jadi komunikasinya sudah ada di situ Satgas Covid," ucap dia.

Sebagai informasi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan Instruksi Gubernur Nomor 23 Tahun 2021 tentang PPKM Mikro Tingkat RT.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved