Breaking News:

Kejati Banten Gelar Program Rumah Tahfidz Adhyaksa Angkatan ke-2

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten menggelar program Rumah Tahfidz Adhiyaksa angkatan kedua.

Tribunbanten.com/Ahmad Tajudin
Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Banten Asep Mulyana menjelaskan ke wartawan tentang kasus korupsi pengadaan lahan UPTD Samsat Malingping, kantor Kejati Banten, Kota Serang, Kamis (22/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten menggelar program Rumah Tahfidz Adhiyaksa angkatan kedua.

Sebelumnya Kejati Banten telah meluncurkan program Peresmian Rumah Tahfidz Adhyaksa pada Senin (11/1/2021) lalu bertempat di Masjid Al Mizan Kejaksaan Tinggi Banten.

Angkatan pertama dalam program Rumah Tahfidz Adhyaksa berjumlah 10 orang.

"Kali ini angkatan kedua ada 11 orang, angkatan pertama sudah kami wisuda 10 orang," ujar Kajati Banten, Asep Mulyana kepada awak media saat berada di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Banten. Kamis (22/4/2021).

Asep menyampaikan bahwa program ini bekerja sama dengan Rumah Tahfidz Indonesia.

"Mulai dari rekruitmen hingga teknis pelaksanaan kita serahkan semuanya kepada rumah tahfidz Indonesia, dengan syarat, SOP dan prosedur yang mereka miliki," ujarnya.

Baca juga: Gubernur Banten Dukung Kejati Usut Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan UPT Samsat Malingping

Baca juga: Dana Hibah Pesantren Disunat, Swasta Tersangka, Pimpinan 150 Ponpes Diperiksa Kejati Banten

Kejaksaan Tinggi Banten hanya menerima hasil seleksi para hafidz, dan kemudian memfasilitasi selama pelaksanaannya .

"Mulai dari metode pelajaran, kurikulum termasuk para mentornya itu ditentukan oleh rumah tahfidz indonesia," ucapnya.

Dalam program ini Kejati Banten menargetkan para peserta untuk menghafal Al-Quran sebanyak 15 juz selama tiga bulan.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Tajudin
Editor: Yudhi Maulana A
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved