Breaking News:

Ramadan 2021

Kue Putu Mayang, Warnanya Menggoda, Takjil Khas Berbuka Puasa di Pasar Lama, Begini Buatnya

Fahri, penjual dan pembuat kue, mengatakan proses pembuatan kue basah dimulai pukul 22.00 dan selesai pada pukul 10.00. 

TribunBanten.com/Mildaniati
Kue putu mayang 

"Tepung beras dimasukkan ke wajan yang sudah diisi air sambil dipanaskan di atas kompor. Diaduk selama 30 menit," kata pria berusia 41 tahun ini.

Setelah itu dituangka ke baskom untuk ditambahkan aci. Adonan kemudian dicampur dengan pewarna makanan bervariasi.

Masing-masing warna dipisah, diberi daun suji serta dicetak menggunakan cetakan kue putu mayang

Fahri mengatakan diperlukan tenaga ekstra untuk mencetaknya supaya kue berbentuk sempurna. 

"Kewalahan pas cetaknya doang, kalau enggak sampai ditekan banget nantinya enggak bakalan jadi," ujarnya. 

Setiap hari Fahri mengaku menghabiskan setengah kilogram tepung beras untui membuat kue putu mayang.

Selain putu mayang, Fahri juga menjual lupis, getuk, dadar gulung, ongol-ongol, candil, putri noong, dan klepon.

Fauzi mengaku pelanggannya tidak hanya dari Kota Serang, tetapi juga dari Lebak, Pandeglang, Cilegon, dan Tangerang.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved