Breaking News:

Pengetatan Syarat Perjalanan, Bandara Soekarno-Hatta Masih Layani Penerbangan Reguler

Penerbangan reguler di Bandara Internasional Soekarno-Hatta masih tetap beroperasi mulai dari tanggal 22 April sampai 5 Mei 2021.

Editor: Glery Lazuardi
Instagram/ap_airports/
Ilustrasi pesawat di bandara 

TRIBUNBANTEN.COM - Penerbangan reguler di Bandara Internasional Soekarno-Hatta masih tetap beroperasi mulai dari tanggal 22 April sampai 5 Mei 2021.

Pada Kamis (22/4/2021) ini, Satgas Covid-19 mengeluarkan Addendum atau tambahan Surat Edaran Nomor 13 tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriyah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadan 1442 Hijriyah.

Maksud dari Addendum Surat Edaran ini adalah mengatur pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) selama H-14 peniadaan mudik (22 April - 5 Mei 2021) dan H+7 peniadaan mudik (18 Mei - 24 Mei 2021).

Sementara selama masa peniadaan mudik 6-17 Mei 2021 tetap berlaku Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.

Baca juga: Kegiatan yang Dilarang Pemerintah saat Lebaran 2021, Mudik hingga Takbir Keliling

Baca juga: Larangan Mudik, Penjualan Tiket Penumpang untuk Penyeberangan Merak-Bakauheni Dihentikan

Pihak PT Angkasa Pura II KCU Bandara Soekarno-Hatta pun mengaku sudah menerima Addendum tersebut mulai hari ini.

"Iya betul mulai 22 april (2021)," kata Senior Manager of Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, M Holik Muwardi kepada TribunJakarta.com, Kamis (22/4/2021).

Namun, ia mengatakan selama pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) tetap akan ada perjalanan pesawat terbang penumpang reguler di Bandara Soekarno-Hatta.

Dalam arti lain, selama 22 April sampai 5 Mei dan dan 18 Mei sampai 24 April 2021 penumpang reguler tetap bisa berpergian menggunakan pesawat terbang dari Bandara Soekarno-Hatta.

"Ada (penerbantan) seperti yang diatur di dalam SE tersebut dan SE 26 Kemenhub," jelas Holik.

Namun, pihaknya bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soekarno-Hatta akan melakukan pengetatan syarat terbang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved