Breaking News:

Aturan Baru, Penumpang Bandara Soekarno-Hatta Wajib Tes PCR atau Antigen Sehari Sebelum Berangkat

Calon penumpang pesawat dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, wajib rapid test antigen atau PCR satu hari sebelum hari keberangkatan.

Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFEDA
Lokasi validasi kartu bebas Covid-19 di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta menjelang Libur Natal dan Tahun Baru 2021, Selasa (22/12/2020). Terdata, pada 22 Desember 2020, jumlah calon penumpang pesawat yang melakukan tes Covid-19 hingga pukul 19.00 WIB lebih dari 3.800 orang. 

TRIBUNBANTEN.COM - Calon penumpang pesawat dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, wajib rapid test antigen atau PCR satu hari sebelum hari keberangkatan.

Kewajiban itu tercantum di Adendum Surat Edaran (SE) Satas Covid-19 Nomor 13 tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442.

Adendum itu ditetapkan pada Rabu (21/4/2021) dan diterapkan mulai Kamis (22/4/2021).

Adendum tersebut mengatur perihal persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) selama H-14 peniadaan mudik (22 April 2021-5 Mei 2021) dan H+7 peniadaan mudik (18 Mei 2021-24 Mei 2021).

Baca juga: Jalan Kosambi-Bandara Soekarno Hatta Rusak, Kendaraan Alat Berat Disinyalir Menjadi Penyebab

Baca juga: Pengetatan Syarat Perjalanan, Bandara Soekarno-Hatta Masih Layani Penerbangan Reguler

Senior Manager of Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, M Holik Muardi, menyebut bahwa pihaknya bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) yang akan memeriksa dokumen rapid tes antigen atau PCR milik calon penumpang pesawat.

Dia juga mengingatkan agar para calon penumpang pesawat melakukan skrining virus Covid-19 itu minimal satu hari sebelum keberangkatan pesawat mereka.

Sebagai informasi, dalam aturan yang diterapkan sebelumnya, penumpang pesawat dapat menggunakan hasil rapid tes antigen yang sampelnya diambil dua hari sebelum keberangkatan.

Dalam aturan sebelumnya juga, para penumpang pesawat dapat menggunakan hasil PCR yang sampelnya diambil tiga hari sebelum keberangkatan.

"Sesuai Adendum SE nomor 13 tahun 2021, KKP akan memastikan hasil swab PCR atau antigen para penumpang pesawat harus negatif dan dilakukan dalam waktu 1x24 jam," urai Holik melalui pesan singkat, Kamis (22/4/2021).

Dia juga memastikan, pihak Bandara Soekarno-Hatta bakal bekerja sama dengan KKP untuk meninjau segala peraturan yang terdapat dalam Adenddum itu.

Halaman
12
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved