Breaking News:

Satlantas Polres Cilegon Sita 93 Knalpot Racing dan Delapan Motor Bodong Sepanjang Ramadan

Satlantas Polres Cilegon berhasil menyita 93 knalpot bising alias racing serta delapan motor tanpa surat resmi atau bodong.

TribunBanten.com/Khairul Maarif
Satlantas Polres Cilegon berhasil menyita 93 knalpot racing dan delapan motor tanpa surat resmi atau bodong. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Satlantas Polres Cilegon berhasil menyita 93 knalpot bising alias racing serta delapan motor tanpa surat resmi atau bodong.

Barang bukti tersebut didapatkan dari hasil Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) yang dilakukan Polres Cilegon dalam rangka menjaga ketertiban umum selama bulan ramadan.

Kepada awak media di Mapolres Cilegon, Senin (26/4/2021) Kapolres Cilegon, AKBP Sigit Haryono mengatakan kalau operasi Cipkon dilakukan untuk mengantisipasi adanya balap liar.

"Setelah salat tarawih, menjelang sahur, setelah sahur, ataupun setelah salat subuh yang biasanya mengadakan balap liar oleh sekelompok remaja atau masyarakat," ujarnya.

Ia melanjutkan operasi tersebut dilaksanakan mulai dari H+1 Ramadan sampai tadi malam, semoga dengan adanya operasi ini membuat mereka enggan melakukan kembali," tambahnya.

Pihak Polres Cilegon akan memusnahkan hasil barang buktinya terutama untuk knalpot racing.

Baca juga: Puluhan Motor Termasuk Moge Berknalpot Bising Terjaring Razia di Karawaci, Dihukum Ini

Baca juga: Polres Serang Kota Larang Penggunaan Knalpot Racing, Langgar Aturan Bakal Ditilang

"Khusus untuk knalpot brong akan dipotong agar tidak berfungsi lagi," ucap Sigit.

Sementara itu, untuk barang bukti delapan motor tanpa surat-surat lengkap akan didalami terlebih dahulu agar dapat mengetahui ini motor curian atau hanya motor bodong.

"Akan kami dalami dahulu karena tanpa surat, apakah ada indikasi bahwa kendaraan tersebut curanmor atau betul-betul hilang," ungkap Sigit.

Sigit menghimbau untuk masyarakat agar tidak mengganti spare part motor yang belum tentu lulus uji keselamatan dari kepolisian.

"Kendaraan dari pabrik keselamatan dan fungsinya sudah diperhitungkan betul, sehingga marilah masyarakat menggunakan spare part yang standar," tandasnya.

Penulis: Khairul Ma'arif
Editor: Yudhi Maulana A
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved