Breaking News:

Ibu Hamil Ditandu di Pandeglang

Ibu Hendak Melahirkan di Pandeglang Ditandu Pakai Bambu Sejauh 4 Km, Ratusan Kilometer Jalan Rusak

Sosok ibu muda tersebut dibopong menggunakan bambu dan sarung karena akses jalan di desa dalam keadaan rusak parah

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Agung Yulianto Wibowo
TribunBanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan
Lina Karlina (25) menggendong bayinya di rumah di Kampung Lebak Jeruk RT 03/03, Desa Pasir Lancar, Kecamatan Sindangresmi, Kabupaten Pandeglang, Banten, Selasa (27/4/2021). Kisah persalinan LIna Karlina viral di media sosial karena harus ditandu sarung ke puskesmas setempat sejauh 4 kilometer karena jalan setempat rusak. 

Jefri melanjutkan, pada 2 tahun lalu ia juga sempat membopong anaknya sendiri yang hendak melahirkan.

"Saya cuma tidak ingin ada ibu yang sedang melahirkan tiba-tiba keguguran atau gagal bersalin lantaran menunggu pihak desa datang kesini dan jalanan bagus," tegasnya.

Ia menjelaskan, sejak tahun 1945 jalan setapak desa tersebut tidak pernah tersentuh pembangunan jalan.

Hal ini membuat dirinya resah dan takut apabila terdapat seorang ibu yang ingin melahirkan.

Bahkan menurut orang yang spesialis menandu tersebut terdapat 7 ibu lagi yang akan melahirkan pada bulan depan dan dua bulan lagi.

"Saya sering menandu dan itu rasanya sangat berat sekali juga kita harus hati-hati juga membawa mereka. Ya untuk bulan depan saja ada lagi ibu yang melahirkan dan bulan depannya juga sama," tegasnya.

Ia pun berharap agar pemerintah tidak menutup mata dengan infrastruktur.

Karena menurutnya yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah infrastruktur dan jalan yang dapat dilalui oleh masyarakat kecil.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved