Breaking News:

Untung Rp 1,3 Miliar, Pegawai Honorer Kecamatan di Serang Jadi Mafia Tanah Bermodus AJB Palsu

Blanko AJB yang dipalsukan ini, kata Martri, sebenarnya blanko yang sudah tidak berlaku lagi, namun masih berada di kantor tempat tersangka bekerja

Tribunbanten.com/Ahmad Tajudin
Direskrimum Polda Banten Kombes Pol Martri Sonny dan jajaran menunjukkan tersangka dan barang bukti kasus mafia tanah bermodus AJB palsu di Mapolda Banten, Kamis (29/04/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Satgas Mafia Tanah Polda Banten kembali mengungkap kasus mafia tanah dengan modus memalsukan Akta Jual Beli (AJB).

Kali ini, Satgas Mafia Tanah Ditreskrimum Polda Banten menangkap tersangka Dedi Setia Budi alias DSB di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang.

Kasus ini terungkap dari pengembangan kasus yang menimpa warga bernama Hafifah.

"Kemudian pada saat melakukan pengembangan, ternyata masih ditemukan banyak lagi kasus tersebut," ujar Dirreskrimum Polda Banten Kombes Pol Martri Sonny di Mapolda Banten, Kamis (29/04/2021).

Penyidik telah menetapkan Dedi Setia Budi alias DSB sebagai tersangka pemalsuan AJB. DSB merupakan pegawai honrer honorer di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang.

Modus yang dilakukan pelaku yakni dengan memalsukan tanda tangan atasannya, Camat Pabuaran Babay, pada blangko minuta AJB dan Akta Hibah.

Baca juga: Dua Mafia Tanah 45 Hektare di Alam Sutera Bermodus Gugatan Ditangkap Polisi, Pengacaranya Buron

Dari pemalsuan dokumen tersebut, DSB mendapatkan imbalan dari sejumlah warga dan pihak terkait.

Ia memungut bayaran Rp 1 sampai 4 juta atas pembuatan satu dokumen AJB.

Pelaku telah melakukan perbuatan tersebut sejak Januari 2018 sampai Desember 2019.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Tajudin
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved