Breaking News:

Dishub Kabupaten Serang Lakukan Penyekatan Untuk Pemudik, Berikut Titik Lokasinya.

Mendukung program pemerintah, Dinas Perhubungan Kabupaten Serang akan melakukan penyekatan di beberapa titik.

Kompas.com/Kristianto Purnomo
ILUSTRASI - Petugas melakukan penyekatan di pos Rindu Alam, Kabupaten Bogor, Senin (1/6/2020). Penyekatan di lokasi yang berbatasan dengan wilayah Cianjur ini untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 melalui aktivitas mudik masyarakat. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari.

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pemerintah melarang warga untuk mudik saat hari raya Idul Fitri 1442 H mulai 6-17 Mei 2021, 

Mendukung program pemerintah, Dinas Perhubungan Kabupaten Serang akan melakukan penyekatan di beberapa titik.

Kabid Angkutan Dishub Kabupaten Serang Agus Herlambang mengatakan, pemberlakukan penyekatan akan tersebar di beberapa titik Kabupaten Serang.

"Pada saat pelaksanaan kami akan menurunkan 35 personil yang nantinya akan kami sebar dibeberapa titik," ujarnya kepada TribunBanten.com, Jumat (30/4/2021).

Agus menyebutkan beberapa titik di antaranya Cikande Asem, Pintu Tol Cikande, Pintu Tol Ciujung, Tanara, Binuang, Pintu tol Serang Barat, Pintu tol Cilegon Timur arah Bojonegara, dan Pelabuhan Bojonegara.

"Sesuai hasil rapat di Polres, Dishub juga akan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan, BPBD dan Satpol PP untuk melakukan penyekatan tersebut," kata Agus saat ditemui diruang kerjanya.

Kabid Angkutan Dishub Kabupaten Serang Agus Herlambang
Kabid Angkutan Dishub Kabupaten Serang Agus Herlambang (TribunBanten.com/Desi Purnamasari)

Agus menuturkan, pihaknya sudah melakukan persiapan untuk pemasangan tenda pos yang akan mulai didirikan pada 3 Mei 2021.

"Untuk pos utama nantinya akan ada di wilayah Cikande Asem yang memang wilayah tersebut adalah perbatasan dengan wilayah aglomerasi yaitu Tangerang," ucapnya.

Agus mengatakan jika ada masyarakat yang membandel ingin melakukan mudik maka akan diarahkan untuk putar balik.

"Disini ada pengecualian untuk masyarakat yang akan melakukan perjalan untuk bekerja, atau keadaan darurat lainnya seperti keluarga meninggal dan ibu hamil," kata Agus.

Namun hal demikian tetap harus dilengkapi dengan bukti atau keterangan dari pihak kelurahan.

Selian pemudik, wisatawan yang berasal dari luar Banten akan dilarang masuk ke tempat wisata yang ada di wilayah Kabupaten Serang

Penulis: desi purnamasari
Editor: Yudhi Maulana A
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved