Breaking News:

Ibu di Pandeglang Ditandu Saat Akan Melahirkan, Dinkes: Akses Pelayanan Kesehatan Sulit Dijangkau

Wanita asal Kampung Lebak Jeruk RT/RW 003/03, Desa Pasir Lancar, Kecamatan Sindangresmi, Kabupaten Pandeglang, Banten viral di media sosial.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Glery Lazuardi
Ist
Warga membawa ibu hamil, Lina Karlina (25), melewati jalan rusak dan hutan karet, dengan tandu sarung saat hendak melahirkan di Desa Pasir Lancar, Kecamatan Sindangresmi, Kabupaten Pandeglang, Banten.  

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Wanita asal Kampung Lebak Jeruk RT/RW 003/03, Desa Pasir Lancar, Kecamatan Sindangresmi, Kabupaten Pandeglang, Banten viral di media sosial.

Hal ini setelah wanita bernama Lina Karlina (25)
itu harus melalui jalan rusak di tempat tinggalnya ketika hendak melahirkan di puskesmas.

Perjuangan Lina Karlina melalui jalan yang rusak dan licin itu direkam video, lalu, disebarluaskan di akun media sosial Facebook.

Sejauh ini, video di akun Facebook Muhtadin itu sudah dibagikan sekitar 200 kali di media sosial.

Baca juga: Mulai Besok, Jalur Perbatasan Pandeglang Disekat, Plat Jabodetabek Diputar Balik

Baca juga: Viral Ibu di Pandeglang Ditandu Saat Akan Melahirkan, DPRD: Miris, Bupati Dua Periode Masih Begini

Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Kabupaten Pandeglang, Sulaiman, menilai peristiwa itu merupakan hal biasa.

Pasalnya, dari tahun-tahun sebelumnya, masyarakat mengalami kendala akses jalan rusak terutama mereka yang tinggal di pelosok.

"Itu sudah biasa di Pandeglang. Kami sama-sama tau kondisi di selatan itu memang jalan kurang bagus. Jadi tidak heran ada masyarakat yang harus ditandu untuk ke puskesmas," kata dia, saat ditemui di Dinkea Kabupaten Pandeglang, Jumat (30/4/2021).

Dia mengungkapkan sejumlah akses jalan menuju ke puskesmas banyak yang rusak. Yaitu, di daerah Kaduhejo dan Mandalawangi.

Dia meminta masyarakat bersabar sambil menunggu pemerintah daerah memperbaiki infrastruktur jalan untuk menuju rumah sakit dan fasilitas-fasilitas umum lainnya.

"Harus tetap bersabar," kata dia.

Saat ini, menurut dia, adanya ambulance desa dapat membantu masyarakat menuju akses fasilitas kesehatan

Baca juga: Ibu Hendak Melahirkan di Pandeglang Ditandu Pakai Bambu Sejauh 4 Km, Ratusan Kilometer Jalan Rusak

Baca juga: Cerita Warga yang Bantu Membopong Ibu Hamil di Pandeglang: Jalannya Licin dan Punggung Terasa Berat

Berdasarkan data yang diperoleh, terdapat 36 puskesmas dan 2.381 tenaga kesehatan di Kabupaten Pandeglang.

Sebanyak 20 puskesmas berada dalam status sulit diakses oleh masyarakat yang tinggal di desa.

Pemkab Pandeglang berencana meningkatkan jumlah tenaga kesehatan di Pandeglang untuk dapat menjangkau masyarakat di pedesaan.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved