Breaking News:

Kabur Demi Kumpul Kebo dengan Selingkuhan, Ibu Ini Biarkan Balitanya Tewas Disiksa Berhari-Hari

Korban berinisial CM tewas dianiaya berhari-hari oleh pelaku bernama Rudi Hartono alias Agi (32), warga Jalan Antara, Bengkalis.

Dok. Polres Bengkalis
Polres Bengkalis saat menggelar konferensi pers pengungkapan kasus penganiayaan anak di bawah umur hingga tewas, Jumat (30/4/2021). 

TRIBUNBANTEN.COM - Malang nasib balita 2 tahun asal Bengkalis, Kepulauan Riau yang tewas dianiaya selingkuhan ibunya.

Korban berinisial CM tewas dianiaya berhari-hari oleh pelaku bernama Rudi Hartono alias Agi (32), warga Jalan Antara, Bengkalis.

Kasus penganiayaan tersebut terungkap setelah korban dibawa ke rumah sakit dalam kondisi luka-luka di sekujur tubuhnya pada Minggu (25/4/2021).

Dokter RSUD Bengkalis yang menangani korban curiga dengan kondisi luka lebam yang tak wajar.

Dikutip dari Tribun Pekanbaru, Kasatreskrim Polres Bengkalis AKP Meki Wahyudi menjelaskan awal petaka penganiayaan CM ketika sang ibu, Yeni memutuskan untuk kabur dari suami dari ke Tebing Tinggi ke Bengkalis untuk tinggal bersama alias kumpul kebo dengan selingkuhannya, Rudi.

Dikatakannya, Yeni membawa kabur korban dan tinggal bersama Rudi kurang lebih dua bulan.

Baca juga: Viral Warga Bantai 11 Anjing di Pacitan, Pemilik Syok Peliharaannya Sudah Hangus Dibakar Hidup-Hidup

Diketahui Yeni dan Rudi berkenalan hanya melalui WhatsApp.

Selama tinggal bersama, pelaku menyiksa korban dengan menjambak dan menghempas tubuh korban.

Tidak cukup menjambak, Rudi juga menyundut tubuh korban menggunakan puntung rokok yang menyala serta menjejali mulut korban dengan cabai.

"Akibat penganiayaan dilakukan pelaku, korban mengalami lebam dan luka di sekujur tubuh," terang Meki.

Halaman
1234
Penulis: Yudhi Maulana A
Editor: Yudhi Maulana A
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved