Breaking News:

Cerita Penjaja Jasa Tukar Uang Receh di Pinggir Jalan Jelang Lebaran, Bagaimana Cara Dapat Untung?

Fenomena penjaja jasa tukar uang receh di pinggir jalan marak menjelang Hari Raya Idul Fitri. Salah satu di antaranya di Ciputat, Tangerang Selatan

Cerita Penjaja Jasa Tukar Uang Receh di Pinggir Jalan Jelang Lebaran, Bagaimana Cara Dapat Untung?
TRIBUNNEWS.COM/IWAN TAUNUZI
Ilustrasi penjaja uang receh di pinggir jalan

TRIBUNBANTEN.COM - Fenomena penjaja jasa tukar uang receh di pinggir jalan marak menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Salah satu di antaranya mereka menjual jasa di sekitar Ciputat, Tangerang Selatan.

Baca juga: Jelang Lebaran, Mobilitas Warga ke Pusat Perbelanjaan di 29 Provinsi Meningkat, Waspada Klaster Baru

Baca juga: Tradisi Baju Baru saat Lebaran: Kawasan Pasar Ciputat Ramai Pengunjung

Berdasarkan pemantauan di seputaran Jalan Otista Raya, pada Senin (3/5/2021), terdapat tiga orang duduk memegang uang pecahan.

Mereka para penjaja jasa tukar uang. Salah satu di antaranya adalah Nurhayati (44).

Nurhayati menyiapkan berbagai pecahan uang, dari Rp 2 ribuan, Rp 5 ribuan, Rp 10 ribuan, Rp 20 ribuan dan Rp 50 ribuan.

Harga penukaran tersebut adalah 10% dari besaran yang ditukarkan.

"Tuker 100 bayarnya 110," ujar Nurhayati, Senin (3/5/2021).

Nurhayati mengungkapkan, uang tukar modalnya berasal dari saudaranya yang disebut sebagai "bos".

Para penjaja jasa tukar uangpun rata-rata masih kerabat, orang-orang yang bisa dipercaya.

"Bosnya, sama orang kita juga, kalau enggak kenal mah enggak bakal dikasih, karena duit. Kalau saudara kan tahu," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved