Breaking News:

Pengakuan Mulyadi yang Diancam Ditembak Oleh Pria yang Mengaku Polisi, Dipukul Berkali-Kali di SPBU

Warga Kampung Rumbut, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak ini diancam seorang prai yang mengaku anggota Polda Banten.

Instagram @dans.yuhandan
Viral video pengendara mobil mengaku anggota Polda Banten mengancam pengendara motor di SPBU Rangkasbitung 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Video pria mengaku polisi mengancam pengendara motor di SPBU Rumbut, Rangkasbitung ternyata menimpa seorang pemuda bernama Mulyadi (30).

Warga Kampung Rumbut, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak ini diancam seorang prai yang mengaku anggota Polda Banten.

Kejadian bermula pada saat Senin (3/5/2021) tepatnya pukul 08.30 pagi pada saat dirinya dan seorang temannya yang lain hendak mengisi bensin di SPBU Jalan Raya Pandeglang-Rangkasbitung, Kecamatan Cibadak, Lebak, Banten.

Saat dikonfirmasi, Mulyadi mengatakan motor yang ia kendarai tengah habis bensin dan harus didorong untuk sampai pom bensin.

Hingga akhirnya ia pun berpapasan dengan sebuah mobil Toyota Avanza silver dengan nomor polisi B 2841 WAC di dekat pom bensin tersebut.

"Pas saat itu saya masuk dan mobilnya juga hendak masuk. Disitu saya sudah diklakson oleh mobil itu dan langsung saya buru-buru maju kedepan agar menghindari mobil itu," katanya saat dihubungi, Selasa (4/5/2021).

Baca juga: Viral Pria Mengaku Polisi Ancam Tembak Warga di SPBU, Polda Banten: Pelaku Bukan Anggota Polri

Tak sampai disitu saat hendak mengantri untuk mengisi bensin, ia pun didatangi kembali oleh pengendara mobil tersebut dan langsung seketika diancam.

Dirinya yang terkejut dengan aksi tak terpuji yang dilakukan oleh pria tersebut dan hanya bisa terdiam.

"Dia bilang saya tembak kamu, dan seketika saya bilang ya tembak aja pak, saya orang miskin juga kok. Pokoknya sudah siap mati disana kalau beneran ditembak," tegasnya.

Ia pun mengaku shock dan trauma akibat kejadian tersebut.

Baca juga: Viral Video Pria Mengaku Anggota Polda Banten Ancam Tembak Warga di SPBU, Begini Kronologinya

Dirinya juga sempat dianiaya oleh oknum tersebut dibagian wajah korban hingga harus mendapatkan perawatan.

Kini dirinya sedan didampingi oleh pihak perusahaan tempat ia bekerja untuk selanjutnya dilakukan pihak pelaporan ke pihak berwajib.

"Saya dipukul sampe 7 kali. Tidak melawan saya, karena takut nantinya ditembak begitu," jelasnya.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan
Editor: Yudhi Maulana A
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved