Breaking News:

Daerah Zona Merah dan Oranye Wajib Salat Idul Fitri di Rumah

Pelaksanaan ibadah salat Idul Fitri dapat dilakukan berjamaah di daerah zona penyebaran coronavirus disease 2019 (Covid-19) risiko kuning dan hijau.

islam.nu.or.id @alray.ps
Ilustrasi salat Idul Fitri 

TRIBUNBANTEN.COM - Pelaksanaan ibadah salat Idul Fitri dapat dilakukan berjamaah di daerah zona penyebaran coronavirus disease 2019 (Covid-19) risiko kuning dan hijau.

Selain itu pelaksanaan Salat Idul Fitri berjamaah harus mematuhi
protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Pernyataan itu disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan covid-19 Wiku Adisasmito.

"Pelaksanaan Salat Idul Fitri harus mempertimbangkan zonasi risiko," kata Wiku dalam Konferensi pers virtual yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Selasa, (4/5/2021).

Baca juga: Putus Mata Rantai Covid-19, 90 Lansia di Kota Serang Terima Vaksinasi

Baca juga: Alhamdulillah, Upaya Gubernur Tangani Covid-19 Berbuah Hasil, Ini Update Kasus Corona di Banten

Menurut dia, masyarakat yang berada di zona merah atau resiko penularan tinggi dan zona oranye atau resiko penularan sedang diwajibkan untuk salat Idul Fitri di rumah saja.

Adapun untuk zona kuning dan hijau meskipun diperbolehkan menggelar salat Idul Fitri berjamaah, namun harus memperhatikan protokol kesehatan.

Baca juga: Waspada! Kemenkes Catat Temuan 16 Kasus Covid-19 Varian Baru, Ada di Jakarta dan Bali

Baca juga: PPKM Mikro Turunkan Covid 19 di Banten, Berikut Sebaran RT Zona Hijau dan Merah di 8 Kab/Kota 

Di antaranya membatasi jumlah jemaah sebanyak 50 persen dari kapasitas masjid.

"Selain itu yang penting adalah membawa alat Salat sendiri," pungkas Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat UI tersebut.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Satgas Kembali Ingatkan Masyarakat di Zona Merah dan Oranye Wajib Salat Ied di Rumah

Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved