Mudik Lebaran 2021

3,5 Jam Penyekatan di GT Serang Timur 19 Mobil Putar Arah, Ada yang Alasannya Ingin Belanja

Adapun pengguna jalan yang diperbolehkan melintas yang memenuhi sejumlah syarat.

TribunBanten.com/Agung Yulianto Wibowo
Personel Polres Serang Kota dan Kodim 0602 Serang memeriksa kendaraan yang hendak masuk ke pintu Tol Serang Timur, Kamis (6/5/2021) dini hari. Pemerintah melarang mudik Lebaran pada 6-17 Mei 2021. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Pada hari kedua penyekatan di Gerbang Tol Serang Timur, Jumat (7/5/2021), puluhan kendaraan sudah diputarbalikkan arah.

Wakil Pospam Polres Serang Kota Ipda Jimi mengatakan sudah ada 19 kendaraan yang diputarkan arah pada pukul 06.00-09.30.

Adapun 19 mobil itu diputarkan arah oleh petugas gabungan Polres Serang Kota, TNI, Dishub, Dinas Kesehatan, Satpol PP, dan BPBD.

Baca juga: Larangan Mudik Lebaran 2021, 171 WNA Asal Cina Berdatangan via Bandara Soekarno-Hatta

Pengendara itu diminta memutar arah mobilnya karena tidak memiliki izin dan hasil rapid test.

Sebagian beralasan bepergian saja ke luar kota, tempat saudara, dan ada yang mau berbelanja ke Jakarta dan Tangerang.

"Ada juga yang terang-terangan mau mudik," ujarnya kepada TribunBanten.com di depan Gerbang Tol Serang Timur, Jumat siang.

Adapun pengguna jalan yang diperbolehkan melintas yang memenuhi sejumlah syarat.

Baca juga: Larangan Mudik Kota Serang, 20 Mobil di GT Serang Timur dan 17 Mobil di GT Serang Barat Putar Balik

Di antaranya pengendara yang akan melaksanakan perjalanan kerja, dibuktikan dengan menunjukkan surat keterangan atau surat perintah kerja.

Selanjutnya, pengendara yang boleh melintas adalah kendaraan logistik, serta masyarakat yang berkepentingan mendesak.

Pengendara bisa melintas dengan menunjukkan surat izin keluar masuk (SIKM ) dengan melampirkan identitas dan surat keterangan hasil rapid test antigen.

Menurut Jumi, berkepentingan mendesak termasuk berdasarkan surat edaran Satgas Covid-19 nomor 13 tahun 2021.

Antara lain menjenguk keluarga sakit, kunjungan duka keluarga meninggal, ibu melahirkan dan pendampingnya, serta orang yang membutuhkan kesehatan darurat.

Kemudian bagi yang tidak memiliki surat keterangan hasil rapid test, masyarakat dipersilakan melaksanakan rapid test di pospam.

"Untuk rapid test di pospam Tol Serang Timur, itu gratis," ujarnya.

Pada Jumat pagi ini, tercatat ada 11 orang yang sudah melakukan tes rapid antigen dan hasilnya semua negatif.

Dua puluh sembilan personel gabungan siaga selama 24 jam pada 6-17 Mei 2021 di depan Gerbang Tol Serang Timur.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved