Breaking News:

Mudik Lebaran 2021

Aturan Larangan Mudik Lintas Jabodetabek, Benyamin Davnie: Agak Sulit Cegah Masyarakat

Pemerintah pusat membuat kebijakan baru terkait larangan mudik Lebaran 2021. Perjalanan antar-kabupaten/kota di wilayah aglomerasi dilarang

TribunBanten.com/Zuhirna Wulan Dila
Benyamin Davnie saat ditemui jelang pelantikan Wali Kota-Wakil Wali Kota Tangsel di di Hotel Horison Ultima Ratu, Jalan KH Abdul Hadi No. 66, Cipare, Kota Serang, Banten, Senin (26/4/2021) hari ini. 

TRIBUNBANTEN.COM - Pemerintah pusat membuat kebijakan baru terkait larangan mudik Lebaran 2021.

Perjalanan antar-kabupaten/kota di wilayah aglomerasi dilarang selama periode peniadaan mudik 6-17 Mei 2021.

Salah satunya melarang perjalanan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Baca juga: Mudik di Wilayah Aglomerasi Dilarang, Satgas Covid-19 : Apapun Bentuknya Itu Dilarang Pemerintah

Baca juga: Larangan Mudik, Pemkot Tangsel Tidak Menerapkan SIKM

Menanggapi kebijakan baru pemerintah itu, Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengaku bingung.

Hal ini, karena kebijakan pemerintah pusat berubah-ubah, dari yang sebelumnya mengizinkan mudik lokal, kini melarang.

Terlebih pernyataan pelarangan itu disampaikan satu minggu sebelum Lebaran.

"Ya sekarang kondisi sudah begini agak sulit mencegah masyarakat tidak mudik lokal," kata Benyamin saat dikonfirmasi, Jumat (7/5/2021).

Terlebih, mudik lokal umumnya menggunakan kendaraan pribadi yang sulit dideteksi tujuannya.

"Iya karena tahunya kan boleh di aglomerasi dan mereka menggunakan kendaraan pribadi," ujarnya.

Benyamin memahami mudik lokal bagian dari silaturahmi merayakan Idul Fitri.

Namun di tengah situasi pandemi Covid-19, Benyamin meminta masyarakat agar menjaga kondisi kesehatan dan protokol kesehatan.

Baca juga: Simak! Warga Tangsel Boleh Bepergian ke Wilayah Jabodetabek Selama Larangan Mudik Lebaran

Baca juga: Benyamin Davnie Minta Warga Tangsel Tahan Diri Tidak Mudik Lebaran

Termasuk kegiatan halalbihalal, Benyamin juga melarang jika jumlahnya besar dan mengakibatkan kerumunan.

"Ya memang buka bersama takbir keliling, kemudian juga pawai obor, halalbihalal itu kan memang sudah diimbau oleh kita lewat surat edaran bersama wali kota dengan MUI itu sudah tidak diperkenankan lagi," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Pemerintah Larang Mudik Lokal Jabodetabek, Wali Kota Tangsel: Agak Sulit Cegah Masyarakat

Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved