Breaking News:

Pengusaha Warteg Jabodetabek Sebut Janji Insentif Pemerintah Hanya Pencitraan

pengusaha menyebut bahwa janji pemerintah memberikan insentif-insentif bagi pengusaha Warteg hanyalah pencitraan belaka.

Editor: Yudhi Maulana A
(TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina)
Suasana di Warteg CS, Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur ketika tergenang banjir, Senin (8/2/2021) 

TRIBUNBANTEN.COM - Janji pemerintah yang akan memberikan insentif bagi para pengusaha warung Tegal (Warteg) yang ada di wilayah Jabodetabek selama masa pandemi Covid-19 ditagih.

Ketua Koordinator Warteg Nusantara, Mukroni mengatakan, selama ini para pengusaha Warteg di Jabodetabek tidak pernah menerima insentif dari pemerintah.

Atas dasar itu Mukroni menyebut bahwa janji pemerintah memberikan insentif-insentif bagi pengusaha Warteg hanyalah pencitraan belaka.

"Berbicara insentif dari pemerintah itu hanya pencitraan, tidak ada itu di lapangan. Semuanya rakyat disuruh gerak sendiri. Hanya omongan semua, tidak ada insentif yang diberikan. Jangan omong doang," ujar Mukroni kepada Tribun Network di Jakarta, Jumat (7/5/2021).

Mukroni mengungkapkan, 75 persen dari 50 ribu pengusaha Warteg yang ada di wilayah Jabodetabek telah mudik lebaran sebelum 6 Mei 2021.

Mereka memutuskan untuk mudik dikarenakan kondisi perekonomian yang kian terpuruk di masa pandemi Covid-19.

Baca juga: Kabar Gembira! Pemkab Serang Ajukan Penambahan Penerima dan Insentif Guru PAUD, Himpaudi: Syukurlah

Di tengah situasi itu, pemerintah dinilai para pengusaha Warteg tidak dapat memberikan solusi terbaik dalam membenahi kondisi perekonomian masyarakat kelas bawah.

"Pemerintah tidak memberikan solusi terhadap perekonomian masyarakat bawah. Ramadan ini justru mereka (pengusaha warteg Jabodetabek) semakin terpuruk ekonominya," kata Mukroni.

"Hampir separuh pengusaha warteg Jabodetabek sudah pulang, balik, sudah mudik, karena tidak ada yang diharapkan dari pemerintah," sambung Mukroni.

Berikut petikan wawancara lengkap Tribun Network dengan Koordinator Warteg Nusantara Mukroni.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved