Breaking News:

Mudik Lebaran 2021

Tinjau Pos Pam Ciujung, Bupati Serang Minta Warganya Tahan Bepergian Keluar Kota

"Karena kami membuat aturan pun untuk keselamatan dan kesehatan masyarakat kami saya kepada masyarakat," tuturnya.

TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah dan Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum mengujungi Pos Pengamanan Ciujung, Kabupaten Serang, Senin (10/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari.

TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah dan Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum mengujungi Pos Pengamanan Ciujung, Kabupaten Serang, Senin (10/5/2021).

Kedatangan Ratu Tatu Chasanah disambut oleh Kepala Pos Pam Ciujung Kompol Andhi Kurniawan.

Tatu pun meninjau dan menanyakan hasil operasi penyekatan larangan mudik 2021 Serang yang dilakukan petugas gabungan di pos pam tersebut selama lima hari terakhir.

"Ini SOP yang wajib dilaksanakan oleh semua jajaran TNI Polri dan gabungan dengan Pemda. Tadi, saya lihat sudah dilakukan," ujarnya saat ditemui di Pos Pam Ciujung, Senin (10/5/2021).

Tatu juga mengecek pengambilan rapid test untuk pengendara di pos pam tersebut.

Baca juga: Puluhan Mobil Diputar Balik di Pintu Tol Ciujung, 2 Pengendara Terindikasi Positif Covid-19 

Ia mengatakan, warga yang membawa hasil tes swab dan memenuhi persyaratan perjalanan tidak akan diputar balik oleh petugas.

"Alhamdulillah ini sudah berjalan, mudah-mudah upaya yang sudah kita lakukan ini sesuai dengan harapan. Pemerintah pusat dan daerah mengharapkan bahwa lembaran ini tidak menjadi klaster baru Covid-19," ujarnya.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah dan Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum berfoto bersama usai mengujungi Pos Pengamanan Ciujung, Kabupaten Serang, Senin (10/5/2021).
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah dan Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum berfoto bersama usai mengujungi Pos Pengamanan Ciujung, Kabupaten Serang, Senin (10/5/2021). (TribunBanten.com/Desi Purnamasari)

Dan Tatu pun mengimbau warga Kabupaten Serang untuk mematuhi aturan yang sudah diterapkan oleh pemerintah pusat dan daerah.

Baca juga: Rangkasbitung Ditutup, Pengemudi Opang Tak Narik Penumpang, Pedagang Kopi Ketiban Utang

"Karena kami membuat aturan pun untuk keselamatan dan kesehatan masyarakat kami saya kepada masyarakat," tuturnya.

Ia pun meminta warganya untuk tidak melakukan perjalanan keluar kota maupun mudik jika tidak dalam rangka keperluan mendesak. Ia meminta perjalanan keluar kota maupun mudik ditahan hingga pandemi Covid-19 hilang.

"Kalau mudik pun nanti tidak sampai tujuan karena banyaknya pemeriksaan dalam perjalanan," tandasnya.

Artikel lain terkait larangan mudik 2021 di TribunBanten.com

Penulis: desi purnamasari
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved