Breaking News:

Mudik Lebaran 2021

Nekat Lewati Pos Penyekatan Gerem di Cilegon, Polisi Tembakkan Pistol ke Udara untuk Urai Kepadatan

Pemberlakuan larangan mudik Lebaran 2021 dimulai sejak 6 Mei. Namun, masyarakat masih berupaya menerobos pos penyekatan

Penulis: Khairul Ma'arif | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/KHAIRULMAARIF
Ilustrasi pemudik mencoba melewati penjagaan petugas di Pertigaan Gerem di Cilegon 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Pemberlakuan larangan mudik Lebaran 2021 dimulai sejak 6 Mei.

Namun, masyarakat masih berupaya menerobos pos penyekatan yang dijaga petugas.

Salah satu di antaranya di Pertigaan Gerem. Pertigaan Gerem berada di Jalan Raya Merak, Kelurahan Gerem, Kecamatan Gerogol, Kota Cilegon, Banten.

Baca juga: Periode Larangan Mudik, 4123 Pemudik Dinyatakan Positif Covid-19 Setelah Dites Acak

Baca juga: Provokator Terobos Penyekatan Mudik Ditangkap, Sempat Teriak dan Nyalakan Klakson saat Dihadang

Berdasarkan pemantauan TribunBanten.com, pada Rabu (12/5/2021) malam, pe mudik menggunakan sepeda motor memadati pos penyekatan Pertigaan Gerem.

Pe mudik ini sebelumnya sudah diputarbalikan oleh petugas pos penyekatan. Namun, mereka tidak kembali ke tempat berangkat malah menunggu di pinggir jalan.

Tepat saat pergantian hari pukul 00.00 WIB, tim Jawara dari Polres Cilegon tiba di titik-titik kumpul para pe mudik ini.

Datang dari arah Merak ke arah Kota Cilegon, tim Jawara menggiring para pe mudik ini sampai ke luar dari Kota Cilegon.

Setidaknya ada 30 motor dari tim Jawara tiba di lokasi sambil membunyikan sirine.

Mendatangi para pe mudik dan menganjurkan untuk kembali ke rumah masing-masing.

Menjelang subuh pemudik yang mengendarai sepeda motor kembali memadati pos penyekatan Gerem.

Baca juga: 2 Warga Memaksa Mudik Positif Covid-19 Setelah Rapid Test di Cikande, Bupati: Pandemi Belum Berakhir

Baca juga: Modus Mudik, Ngaku Suami Istri Biar Lolos Nyeberang ke Lampung

Para pengendara sepeda motor ini beramai-ramai menggeber petugas jaga pos penyekatan dari sisi yang berlawanan.

Ada 100 pengendara motor yang berniat nekat melawan penjagaan petugas pos penyekatan Gerem.

Para pengendara motor ini belum sempat menjalankan kendaraan, tetapi sudah didatangi oleh para petugas pos penyekatan Gerem.

Saat mendatangi, petugas yang terdiri dari Dishub, Satpol PP, Kepolisian, dan Ditpolairud ini membubarkan pe mudik ini.

Tidak langsung memutarbalikan sepeda motor, pe mudik ini menunggu sampai petugas benar-benar menghampirinya.

Tidak kurang ada empat tembakkan pistol ke udara yang dilepaskan oleh petugas untuk memutarbalikan pe mudik ini.

Dikerahkan juga satu kendaraan lapis baja.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved